Elsa (MENTAL DISORDERS)

Elsa (MENTAL DISORDERS)

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 15, 2024
[Sebelum baca alangkah baiknya untuk follow dulu ya] Elsa Mikeyla Bhalendra, hidupnya tak seindah senyuman di bibirnya. Gadis malang yang tak pernah merasakan kasih sayang, di benci keluarganya sendiri, tidak ada yang menginginkan dia terlahir ke dunia. Hidupnya benar-benar berubah semenjak kepergian dua orang yang paling berharga dalam hidupnya. Sosok laki-laki yang ia harapkan, juga akan menghancurkan semuanya. Mampukah Elsa bertahan setelah Tuhan mengambil orang-orang berharga dalam hidupnya? #1 in broken home #1 in broken heart
All Rights Reserved
#32
gang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kisah Akala
  • ALFHALETT
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Human Disease
  • Buku Diary Dalam Rumah Kayu ( Tamat )
  • REIHANA [Completed]
  • Another Goodbye (The Other Side 2)

Sederhana saja, ini bukan kisah pahlawan atau dongeng penuh bahagia. Ini tentang Akala Mannaf Kanagara-anak yang tak pernah diinginkan, hidup di rumah yang seharusnya jadi tempat pulang, tapi lebih sering terasa seperti neraka yang berwujud elegan. Ini tentang rasa yang harus abadi dalam bait aksara, tentang asmaraloka yang menjadi melankolia, dan tentang harsa yang harus menjadi lara. tentang Akala, yang hidup karena dunia belum memberinya pilihan untuk mati. "Mati. Aku hanya ingin mati!" Sebaris kalimat yang selalu di lontarkan dalam benaknya. . . . . . . . . . "Apa salah saya ma?" "Salah kamu karena telah lahir ke dunia ini" "Saya tidak pernah meminta di lahirkan, dan saya juga tidak pernah mau untuk di lahirkan. Bahkan kalian tidak pernah menganggap saya hadir di dunia ini" *** "saya suka sama kamu" "tapi kita beda keyakinan, kala" "saya tidak peduli, tuhan itu satu" "tuhan memang satu, kala. tapi, kita yang berbeda" *** "jangan pernah sakit lagi, kal. jangan tinggalin kita" "apa peduli lo semua?!" *** "lo sudah bahagia kan?" "bahagia lo membuat kita sadar kalau ternyata selama ini kita salah menyia-nyiakan sahabat sebaik lo" *** "selamat tidur, matahari ku" Copyright'' allovareyy_ 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines