We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tempat Untuk Pulang [ON-GOING]

Tempat Untuk Pulang [ON-GOING]

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 2, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Tak ada sosok yang sempurna, dan tak ada pula kisah cinta yang sempurna" Kinan punya segalanya. Pintar, menyenangkan, cantik. Ia begitu terbiasa menjadi "istimewa" yang terkadang membuatnya lengah akan ego dan kemauannya sendiri. Rey bagaikan pelengkap dalam hidup Kinan. Begitu tenang, teratur, dan hangat. Namun sulit bagi Rey untuk benar-benar memahami keinginan Kinan. Begitu banyak luka dan rasa sakit yang harus terus dipendam sendirian karena sikap keras kepala Kinan. Di tengah pertengkarannya dengan Rey, Kinan justru bertemu sosok Mahesa yang kian membuat hubungannya dengan Rey terus merenggang. "Tak ada yang sempurna, Kinan. Jika aku boleh bermimpi, aku pun ingin bisa seperti dua burung merpati yang dulu kita temui. Bisa terbang bebas bersama tanpa harus memerhatikan yang lain, cukup kita berdua saja. Tapi mungkin semesta tidak mengijinkannya" Tak ada yang menyukai perpisahan dengan orang terkasih. Tak ada yang tenang memikirkan hal-hal yang belum sempat terselesaikan. Dan dalam cerita ini, tiap tokoh terus belajar cara saling menghargai, mencintai dengan tulus, dan memberi maaf atas setiap luka. ____________________ Credit: all pictures are taken from Pinterest 🍀✨ Cover edit: by myself🙏
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semu [Completed]
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • Felicia> Januari With You
  • The Chance
  • JANJI YANG TAK SEMPAT DITEPATI
  • FRIENDzone (Completed)
  • ANCABAKA [TERBIT]
  • HALOALKANA
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

More details
WpActionLinkContent Guidelines