Selama ini, Aqila hanya hidup di antara luka yang tak pernah benar-benar sembuh, hingga kehadiran seseorang yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya perlahan menghangatkan ruang hatinya yang beku. Namun ketika harapan mulai tumbuh, satu demi satu takdir merenggut ketenangan itu. Cahaya yang baru saja ia percaya, pergi tanpa pamit.Ia lenyap seperti senja yang padam tanpa warna. Hanya menyisakan tanya. Apakah kepergiannya sebuah pengkhianatan atau bentuk cinta yang tak sanggup diucapkan?
Plus d’Infos