Destiny of Al-Hakam

Destiny of Al-Hakam

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 13, 2022
WpInfo
Fiction
Social Themes
Hidup di tengah-tengah keluarga yang serba memberi kebebasan membuat ia menjadi seseorang yang tidak memiliki pendirian dan mudah terhasut, ia sendiri bingung dengan jati dirinya yg sebenarnya. Syelia Afshin Almassyifa, perempuan yang diberi suatu keistimewaan oleh Allah SWT namun ia justru menganggap keistimewaan itu hal yang sial baginya, ia selalu tidak percaya diri dan kerap kali mendapat perundungan dari teman-teman atau bahkan juga orang disekitarnya. Suatu saat ia tidak bisa mengendalikan dirinya, ia justru berada di jalan yang salah dan terus-terusan menyalahkan takdir yang Allah berikan kepadanya. Namun bagaimana jika tiga orang yang tiba-tiba saja masuk di kehidupannya membuat Syelia perlahan sadar lalu menyesali perbuatannya dan berubah menjadi lebih baik di mata Allah SWT juga bonus di mata makhluk-Nya?
All Rights Reserved
#48
elia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • antara takdir dan do'aa
  • Tomorrow • (Can't) Unite
  • Takdir Sang Ilahi [END]
  • Imperfect Girl
  • Dear, Diary
  • ALEAGAS [END]
  • Antara Cinta dan Lara
  • She, ADARA QIANA
  • Skenario Allah yang Terindah (END)

Nayla tak pernah benar-benar mengerti arti rumah. Sejak kecil, ia hidup dengan perasaan asing di tengah keluarganya sendiri. Namun, ia memilih mengabaikan perasaan itu-sampai takdir mulai membawanya pada jejak masa lalu yang terkubur. Pertemuan dengan Rafif bukan sekadar pertemuan biasa. Ada sesuatu di matanya yang seakan menyimpan kisah yang tak ia mengerti. Perlahan, rahasia demi rahasia terungkap. Tentang nama yang bukan miliknya, tentang keluarga yang tak seutuh yang ia kira, dan tentang sebuah doa yang pernah dipanjatkan bertahun-tahun lalu. Ketika takdir mulai menunjukkan kepingan kebenaran, Nayla harus memilih: menerima segalanya sebagai ketentuan Allah atau terus bertanya mengapa ia ditinggalkan. Namun, apa yang terjadi jika jawabannya justru lebih menyakitkan dari yang ia bayangkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines