Leonel [PINDAH KE FIZZO]

Leonel [PINDAH KE FIZZO]

  • WpView
    Reads 20,196
  • WpVote
    Votes 2,127
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 14, 2025
Tidak ada kata yang bisa menggambarkan betapa gilanya Leon dalam urusan cinta. Laki-laki ini begitu digilai wanita sejak pertama kali debut menjadi Gitaris The Origin's. Dibalik gencarnya Leon mencari tambatan hati dari hari ke hari. Ternyata dibalik itu semua, Leon memiliki perasaan tak terduga yang sama sekali ia tidak pernah sadari dan perasaan tersebut tertuju kepada Agatha-sahabatnya. Di sisi lain, jika digambarkan sebuah lukisan, Agatha ibarat ombak yang terus menerjang batu karang. Tetap bertahan menjadi sahabat Leon tanpa melibatkan perasaan satu sama lain. Leon begitu memupuk kepercayaan penuh pada Agatha soal tidak ada yang boleh mematahkan statement bahwa laki-laki dan perempuan itu bisa bersahabat tanpa melibatkan perasaan. Kenyataannya, Agatha menyadari ada sesuatu yang amat janggal pada dirinya. Setiap kali Leon mengusap kepala dan selalu merangkul tubuhnya bahkan memeluknya ketika sedang sedih, membuat Agatha sepertinya salah mengartikan sikap Leon. Haruskah Agatha menghapus perasaannya pada Leon, agar persahabatannya tidak hancur? Tetapi, apa tidak ada celah sedikit pun untuk Agatha, agar bisa membuat Leon menoleh sekali saja ke arahnya? Copyright © 2022 by forkywoody
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • Bizzare Love Triangle
  • ABISATYA | END
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • Friend's Zone's
  • I Win, Baby ✔ [Warren Series #1]
  • Legatha [END]
  • ALVAGATHA
  • Leona[Hiatus]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines