LABIRIN
  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 12, 2023
Jalan buntu di perhadapkan untuk seorang gadis. Ia menyelusuri lorong gelap. Setitik cahaya bukanlah jalan keluar. Itu hanyalah delusi. Tahun-tahun hidupnya hanya untuk berjalan dalam labirin tanpa cahaya dan seketika saat itu juga Ia menemukan sinar yang datang meneranginya, lalu ia pun berjala dan terus berjalan menyelusuri labirin itu. Labirin yang membuat nya bahagia, sakit, terperangkap, dan merasakan patah hati terhebatnya.
All Rights Reserved
#18
labirin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Denial Zone
  • Nina the Star Princess
  • Senja Terakhir : Luminous
  • Hai, Kak! (END)
  • SECRET BETWEEN US PART 2
  • 49 DAYS | Sequel Siblings [ END ]
  • AKSARA LARA(END)
  • Evans life at School
  • Hujan Yang Tak Merindukan Pelangi [ORINE]
  • BERKELANA DI LABIRIN [End]

Dia berdiri di zona yang dia ciptakan sendiri-zona penyangkalan. Zona di mana rasa suka dianggap sebagai kelemahan, dan kepercayaan menjadi sesuatu yang terlalu mahal untuk diberikan. Di sana, ia tidak berharap apa pun, tidak menggantungkan diri pada siapa pun. Ia memilih terlihat biasa saja, meski perlahan menyadari ada rasa yang mulai tumbuh dan sulit diabaikan. Setiap kali seseorang mendekat, langkahnya otomatis tertahan. Jarak menjadi pilihan paling masuk akal. Mendekat selalu berarti membuka celah, dan celah membawa kemungkinan untuk kembali terluka. Tapi bagaimana jika ada seseorang yang memilih tetap menunggu di batas zona itu? Dengan kesadaran bahwa setiap langkah mendekat akan selalu disambut penyangkalan. Seseorang yang tetap ingin masuk, meski tahu perasaannya mungkin hanya akan dianggap sebagai gangguan. Dan tanpa mereka sadari, sebenarnya mereka berdiri di titik yang sama. Sama-sama dekat, sama-sama ragu. Sama-sama ingin, tapi sama-sama diam. Jarak itu bukan diciptakan oleh satu pihak saja, melainkan oleh dua hati yang sama-sama takut bergerak. Denial Zone adalah kisah tentang hati yang ingin sembuh, tapi belum sepenuhnya berani. Tentang dua orang yang sebenarnya saling suka, namun terjebak dalam penyangkalan yang mereka buat sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines