We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
LELAKI HUTAN [SELESAI]

LELAKI HUTAN [SELESAI]

  • WpView
    Reads 3,931
  • WpVote
    Votes 341
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Sun, Sep 29, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Rumornya, pria yang dikutuk didalam hutan itu selalu memangsa manusia-manusia yang berani masuk ke hutan bagian dalam. Dipercaya pria itu memakan korbannya dan meminum darah korbannya. Ia terkunci didalam hutan, tinggal di kastil tua, dan tak bisa keluar. Menurut legenda yang beredar, pria itu dikutuk karena berani meminum air suci Dewi Bulan. Pria itu sendirian, di tengah hutan, di kegelapan. Dan ia menjadi monster yang ditakuti orang-orang. Tak ada yang tahu kalau sebenarnya pria malang itu.. Kesepian.
All Rights Reserved
#598
kutukan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 🇮🇩ꦿwolf In Sheep's Clothing?࿐ [Countryhuman]
  • The Black Moon
  • Bumi ; The Hurt
  • Pertempuran Tanah Jawa
  • You're mine||CH
  • Night Stalkers
  • Kelimut (Revisi) END ✓

"Pengkhianatan adalah luka yang tak selalu terlihat, tapi menyisakan perih yang mendalam. Ia adalah kejahatan yang tak hanya menyakiti tubuh, tapi menghancurkan kepercayaan-entah itu menimpa dirimu sendiri, atau seseorang yang begitu kau cintai. Pengkhianatan akan selalu punya ruang di dunia ini, saat hati manusia dipenuhi oleh kebencian, iri, atau rasa kehilangan arah. Tapi... pernahkah kau bertanya, mengapa seseorang memilih jalan itu? Mengapa mereka yang pernah tersenyum padamu, pada akhirnya menjadi orang yang menusukmu dari belakang? Tak semua pengkhianat lahir dari niat jahat; kadang mereka adalah jiwa-jiwa yang tersesat, yang memilih menghancurkan sebelum dihancurkan, yang melukai karena tak tahu cara bertahan dari luka mereka sendiri. Dunia tak hitam-putih, dan tak semua pengkhianat adalah monster-sebagian dari mereka hanyalah manusia, yang terlalu lelah untuk tetap setia."

More details
WpActionLinkContent Guidelines