NAVILLERA

NAVILLERA

  • WpView
    LECTURAS 225,313
  • WpVote
    Votos 21,348
  • WpPart
    Partes 30
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ene 30, 2025
Manusia memang manipulatif. Di dunia yang keras ini, egois itu perlu. Karena kadang menjadi orang baik juga hanya dimanfaatkan. Naif. Shen pernah menghabiskan waktu selama hidupnya, selama 25 tahun, untuk benar-benar berbuat baik sampai dia terbiasa dengan tipe orang yang mendekatinya hanya saat butuh. Sayangnya, hidup Shen juga berakhir tragis akibat kebaikannya sendiri. Beberapa orang membuangnya begitu dia sudah tidak dibutuhkan. Masa lalunya menyedihkan karena orang-orang munafik memperlakukannya semena-mena. Maka dari itu, mengulang waktu saat hidupnya masih terpusat pada hidup khas anak-anak remaja, Shen berjanji untuk membahagiakan dirinya sendiri. Dalam ceritanya, dia adalah pemain utama. Dia bersumpah akan hidup sesuai yang dia mau tanpa memedulikan orang lain. Tapi kenapa justru susah sekali? Kebiasaannya berbuat baik sudah mendarah daging sampai dia mau-mau saja membantu laki-laki setengah waras yang depresi karena kematian adiknya lima tahun lalu.
Todos los derechos reservados
#695
overprotective
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Help Me! (18+ / Ended)
  • MY BESTIE BECOME MY MOM✅️
  • Bahkan jika itu adalah anak perempuan palsu, anda harus berani
  • SHADOWS IN A VESSEL
  • ALDEANDRA [TERBIT]
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • Zenandra
  • [✓] Transmigrasi: Kembali Ketahun Ketika Ayah Saya Masih Sekolah
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]

Cerita ini hanya berpusat pada Kenzi Miyamura Kenzi sangat membenci ibu tirinya itu, ia slalu bersikap kasar dan tak pernah sekali pun menghormatinya. Hingga suatu hari, Kenzi yang bermaksud untuk mendorong Hana, ibu tirinya, agar menjauh darinya, justru membuat Hana mengalami pendarahan dan keguguran. Bayang bayang kejadian itu slalu menghantui hari harinya, Kenzi hidup dengan depresi yang cukup besar. Terlebih lagi julukan pembunuh yang di lontarkan Hana terus mengiang di dalam otaknya. Kenzi merasa lelah dan juga sakit, ia membutuhkan maaf dari Hana agar hidupnya kembali normal. Tapi Hana atau pun ayah kandung Kenzi, sudah tak ingin lagi melihatnya atau mendengar suaranya. Kenzi merasa tenggelam pada lautan yang sangat dalam, membuatnya merasa sesak. Ia butuh pertolongan orang lain yang bisa membuatnya keluar dari belenggu tersebut. Dan pada saat itu, hanya kakaknya seorang yang masih perduli terhadapnya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido