-Prolog- Perlahan namun pasti wajah itu mendekat 1..2...3 hembusan panas itu semakin mendekat, menggelitik kulit wajahku dan berhasil membuatku panas dingin tingkat akut. Semakin mendekatnya wajah tampan yang sayangnya buram itu, semakin tertutuplah mataku sambil memajukan beberapa senti bibirku dengan niatan supaya mudah dicium. Pria itu berniat menciumku kan??? Yess ... ciuman pertamaku! Kutarik ujung bibirku begitu kurasakan sesuatu yang hangat menempel di bibir seksi-ku. Pria itu tidak berbuat apa-apa, hanya menempelkan bibirnya yang seksi dan hangat itu dibibirku. 1...2...3 kok bibirnya panas amat? nih laki demam ya? Dengan amat sangat berat, kubuka satu mataku . Oke kupilih mata kananku yang sebenarnya gak ada perbedaan apapun dengan mata kiriku. Hehehe ... kuintip pria didepanku. Dia masih menciumku kok tapi kok berasa makin panas ya bibirku, padahal dia gak menciumku dengan rakus layaknya di film-film erotis kok. Cuma nempel doang! Suer deh tekewer-kewer. 08.06.15
More details