Garis Luka

Garis Luka

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 31, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Mengapa harus aku,kalau pemenangnya masalalu mu?" "pada akhirnya aku tahu bahwa aku yang harus mengalah dengan dia masa lalu mu namun jika itu yang kamu mau, aku pergi." ~Adeeva~ "maaf,aku tidak bisa melupakan dia kapan pun itu. namun kenapa kamu ikut tinggalkan aku juga??" ~Dary~ Ary aku pamit untuk pergi dari kehidupan kamu, semoga kita tidak akan bertemu lagi sampai kapan pun itu,Seperti kamu yang tidak bisa lupakan dia. ~Adeeva Thank you for making me realize that losing you is really very painful, I hope you meet someone who is better than me who is a coward. goodbye adeeva
All Rights Reserved
#14
sadorhappyending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CAN YOU READ THE NEW CHAPTER FOR ME?
  • The Return of Lost Daughter [END]
  • FAKE FRIENDS
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Terima kasih Ravindra
  • So Sad or Happy
  • SAMUDRA BERCERITA || END
  •  Istri Untuk Anak Manja (End)
  • Ilusi

"takdir terus berjalan dan waktu terus berputar, tapi mungkin cinta yang tumbuh semenjak gue pertama ketemu dan ngeliat lo itu hanya terlalu rapuh untuk berada didunia yang kejam ini." Pertemuan tak terduga itu terjadi di tempat yang sama sekali tak disangka. Kini datang kembali-tanpa aba-aba, tanpa isyarat. Di sekolah barunya. Allena kembali dipertemukan dengan sosok yang pernah hadir dalam fragmen masa lalunya yang kini telah kabur. Alveran Mahen Alvarezy. Wajahnya datar, tapi matanya... mata itu seolah menyimpan sesuatu. Sesuatu yang pernah ia lihat, entah di mana, entah kapan. Alveran terdiam. Ada yang mengganjal. Ada rasa familiar yang tak bisa ia jelaskan. Seolah ingatannya sedang berusaha mengaitkan potongan-potongan masa lalu yang samar. Gadis itu... siapa? Sementara itu, Allena hanya berjalan melewatinya begitu saja-tanpa ragu, tanpa gelagat mengenal. Baginya, Alveran adalah orang asing. Tapi bagi Alveran, Allena adalah teka-teki yang entah mengapa... membuat dadanya sesak tanpa alasan. Tapi yang Alveran rasakan-Allena adalah bagian dari kepingan masa lalu yang hanya lewat sementara, lalu pergi entah kemana. Kenangan itu seolah mendadak kabut. Mereka pernah dipertemukan. Dulu. Dalam momen singkat yang terlalu berharga untuk dilupakan. Namun semua itu telah hilang dari ingatan Allena-tertimbun rapat oleh kabut kecelakaan yang merenggut sebagian dirinya. Dan kini, saat takdir mempertemukan mereka kembali... hanya satu yang jadi pertanyaan: Akankah Allena mengingatnya, atau justru, semuanya harus dimulai dari awal?. Awal dari ingatan yang perlahan akan kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines