ALETHEA [ SUDAH TERBIT ]

ALETHEA [ SUDAH TERBIT ]

  • WpView
    Reads 43,404
  • WpVote
    Votes 1,605
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 9, 2024
Alethea Ratu Dareen, anak dari keluarga terpandang dan terhormat. Ia menyembunyikan segala status dalam dirinya, hanya karena tak ingin disanjung. Siapa sangka, Alethea harus berpisah dari keluarga untuk menjelajah lebih dalam mengenai kisah hidupnya. Bertemu dengan lelaki berandalan bukanlah tujuannya, namun mengapa tuhan mempertemukan? apakah untuk disatukan atau bahkan dipisahkan? Antonio : LO GAK TULUS SAMA DIA! LO MANFAATIN DIA KARENA LO TELAH MENGUASAI BEBERAPA ASET KELUARGA DAREEN KAN?!! Alethea : KALAU LO MELAKUKAN HAL INI KARENA LO MAU BALAS DENDAM, CARA LO BANCI! Sagara : Kamu salah paham, sayang. Alethea : LO PENGECUT, GAR!! LO DAN GENG LO ITU SEMUANYA PENGECUT!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTAZORA (Complete)
  • Family Of Dirgantara []
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Ataxaria [ completed]
  • The Story Of Aghea
  • ARTHATHYA (Hiatus)
  • Bukan wanita biasa (TAMAT)
  • ALFHALETT
  • ARBIAN [ ON GOING ] √

Dari balik kacamata berbingkai abu-abu itu Zora selalu memperhatikan Alta dalam diam. Sang Badboy dingin yang memiliki sejuta pesona. Tak hanya berbekal wajah tampan, Alta juga memiliki otak yang cerdas, sehingga membuatnya tak hanya dikagumi remaja seusianya, tapi juga para guru. Tapi, hanya saja ada dua orang manusia berjenis perempuan yang tidak termasuk dalam list penggemar Alta, yaitu Zora dan Bu Bilqis. Keduanya memang memperhatikan, tapi dalam alasan yang berbeda. Jika Zora penasaran dengan keonaran terbaru sang Badboy, guru mereka Bu Bilqis sibuk mencari kesalahan Alta untuk membawanya ke ruang BK. Tapi, kalian pasti tahu jika Tuhan pandai dalam memporak-porandakan hati manusia. Yang awalnya biasa saja, bisa jadi saling memperhatikan. . . "Kacamata lo jatuh. Lain kali hati-hati." - Altair Gibran Mahendra. "Terimakasih." - Zora Syafira Latisha. ©SiriusLoeveClub See you in our story

More details
WpActionLinkContent Guidelines