The Colored Doors

The Colored Doors

  • WpView
    Membaca 8
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jul 12, 2022
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Lea kehilangan satu-satunya orang paling dikasihi. Papanya meninggal dunia secara mengejutkan karena kecelakaan. Lea menjadi super frustasi karena harus hidup sebatang kara tanpa orang tua atau saudara kandung. Dia diasuh oleh pakde dan bude baik hati. Kemudian tiba-tiba bertemu sosok misterius di dalam bus sampai diikuti ke museum. Lea ditawari kesempatan menarik untuk berpetualang melalui tiga pintu rahasia. Ada misi yang harus diselesaikan di setiap pintu dengan iming-iming hadiah berharga. Salah satunya, Lea bisa meminta apapun termasuk hal yang tidak mungkin sekalipun. Kira-kira Lea minta apa pada sosok tersebut? Apakah dia bisa menyelesaikan misi? Dan, apa jadinya kalau dia gagal di tengah petualangan?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#249
pintu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Somewhen to be Forgotten
  • Fae'ria World
  • mylize magic
  • Astrofengia
  • The Miracle Of Crystals
  • Academic Mirabelis The Hidden Magic
  • Pena Menentukan Takdir Part 1

Dunia akan berakhir dalam satu dasawarsa. Setelah kutukan dewata mencabut ingatan akan sihir mahaguna lima tahun lalu, selanjutnya sihir itu sendiri yang akan direnggut dari jiwa manusia, menyisakan raga tak bernyawa akibat dosa yang bahkan tak diingat siapa-siapa. Rheas tidak peduli. Dia penyihir--yang disebut liar dan wajar untuk dimutilasi sampai mati demi menemukan kembali rahasia sihir. Rheas beruntung tubuhnya masih utuh karena hukumannya hanyalah mengabdi pada seorang pangeran penuh air mata bertemankan seorang kesatria separuh nyawa. Bertiga, merekalah anak-anak laknat yang tak diinginkan dunia di ambang kiamat. Semua begitu sempurna dan sederhana. Sampai kedua pemuda itu diramalkan untuk mati sebagai persembahan kutukan. Oh, andaikata seisi dunia adalah harga untuk keselamatan kedua sahabatnya, Rheas akan membayarnya dengan senang hati, tetapi harga yang sebenarnya adalah keharusan menyelamatkan dunia itu sendiri--yang tidak dipedulikan Rheas sama sekali. Berpura-pura peduli bukan masalah berarti, atau Rheas saja yang belum menyadari. Kepalsuan itu akan membutakannya dari kutukan yang lebih keji, yang telah lama menanti. Yang akan membunuh sesuatu di dalam dirinya sekali lagi. [Book 1 of Somethingness Duology] [QuietUs (2022) Rewrite]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan