Story cover for UNEVEN LIGHT by Ancalasenja
UNEVEN LIGHT
  • WpView
    LECTURAS 13,556
  • WpVote
    Votos 4,517
  • WpPart
    Partes 44
  • WpView
    LECTURAS 13,556
  • WpVote
    Votos 4,517
  • WpPart
    Partes 44
Continúa, Has publicado jul 12, 2022
Arshaka Dmitriev Bagaskara. Matahari yang abadi.

Arkana Dmitriev Cakrawala. Langit yang suci.

Dua lelaki yang lahir dari rahim yang sama, namun dibesarkan oleh cara dunia-dan ayah mereka-yang tak pernah adil.

Arsha adalah cahaya yang dipeluk harapan. Bersinar terang bagai mentari pagi, ia tumbuh dalam pujian dan cinta yang utuh. Pada dirinya, orang-orang melihat masa depan. Pada dirinya pula, sang ayah menggantungkan sisa hidup yang tak pernah pulih dari kehilangan.

Arka tumbuh dalam senyap. Sering dianggap redup, selalu dibandingkan, namun tak pernah benar-benar runtuh. Ia berdiri, bertahan tanpa pengakuan. Dunia lupa bahwa cahaya tak selalu harus menyilaukan untuk tetap ada.

Di balik perbedaan itu, tersembunyi luka lama milik Dmitriev Damarendra-seorang ayah yang tak pernah berdamai dengan masa lalu. Arsha dicintai karena menyerupai jiwa mendiang istrinya, menjadi tempat rindu berlabuh. Sementara Arka dijauhi karena membawa bayangan luka yang ingin ia kubur; rasa bersalah, kehilangan, dan kegagalan yang tak sanggup ia hadapi.

Namun tak ada yang benar-benar tahu, bahwa Arka menyimpan segalanya dalam diam. Dan tak ada yang menyadari, bahwa Arsha-di balik terangnya-selalu ingin mendekat, ingin meraih tangan yang tak pernah benar-benar digenggamnya.

Ini adalah kisah tentang duka yang diwariskan, tentang cinta yang salah sasaran, dan tentang dua anak yang terjebak di antara luka seorang ayah dan harapan mereka sendiri.

Lalu, ketika waktu memaksa kebenaran untuk muncul ke permukaan-ketika masa lalu tak lagi bisa dihindari, ketika diam tak lagi cukup, dan terang mulai lelah bersinar sendirian...

siapakah yang akhirnya mampu mendamaikan semuanya?
Ayah yang harus menghadapi lukanya,
anak yang terlalu lama memendam,
atau saudara yang sejak awal hanya ingin saling memiliki?

Ataukah pengampunan datang dari arah yang tak pernah mereka duga sama sekali?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir UNEVEN LIGHT a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#31brokenhome
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Aksara Bercerita de pinkycandyy48
16 partes Continúa
Reivan Artha Aksara atau Aksa, adalah anak bungsu yang lahir tepat di hari kematian ibunya. Sejak hari itu, ia dituduh sebagai pembawa sial. Ayahnya, Aji, tak pernah benar-benar memandangnya sebagai anak. Kakaknya, Andrinna, tumbuh dengan kebencian yang sama. Di dalam rumahnya sendiri, Aksa adalah asing. Namun, Aksa tidak pernah berhenti berharap. Dalam diamnya, ia belajar mencintai mereka yang membencinya. Dalam sakitnya, ia tetap berjuang untuk membuat keluarganya utuh kembali. Ia menyimpan penyakit ginjal yang dideritanya sejak remaja, menyembunyikan tangisnya dalam surat-surat dan halaman diary, sambil terus belajar menjadi kuat. Hidup membawanya ke Belanda sebagai siswa pertukaran pelajar-jauh dari rumah, jauh dari luka, tetapi dekat dengan cahaya baru. Di negeri asing itu, Aksa menemukan arti keluarga melalui teman-temannya, tawa yang jujur, dan cinta yang tulus. Namun takdir memiliki jalan lain. Penyakitnya kembali menyerang, dan di tengah perjuangan hidup dan mati, rahasia-rahasia masa lalu pun terungkap sang guru les yang selama ini membantunya ternyata adalah simpanan sang ayah. Semua luka yang tak pernah sembuh akhirnya berdarah kembali. Di saat-saat terakhir, Aksa memilih untuk memaafkan. Ia memberi pesan damai kepada semua yang menyakitinya, bahkan kepada ayah dan ibu tirinya. Ia ingin keluarganya tetap bersama, meski tanpa dirinya. Dan dengan senyum yang tulus, Aksa pergi... membawa semua luka, namun meninggalkan cinta. "Aku tak hidup lama, tapi aku hidup dengan sungguh-sungguh."
LENGKARA  de RainRainbow6
61 partes Concluida
Tolong matikan saja aku. Aku sudah muak dengan dunia. untuk apa hidup, jika hati sudah lama mati. Kane Navulia Chrysander. Aku tidak meminta banyak pada dunia. Hanya bahagia. Tapi kenapa aku tidak mampu punya? Larissa Siofra Hysteria. *** Fra dan Kane sengaja di pertemukan takdir untuk mencari bahagia yang hilang. Saling terluka dari cerita yang berbeda. Di dewasakan oleh luka. Mereka menarik simpul yang sama bahwa bahagia adalah bentuk lengkara untuk mereka punya. Dua sudut pandang semesta mendewasakan manusia karena luka. Kane yang berasal dari latar belakang broken home, yang kelahirannya ke bumi dianggap kesialan. Dan Fra yang berasal dari keluarga yang utuh tapi hampir runtuh, secara fisik keluarganya bersama namun secara hati keluarganya bercerai, kabar bahagianya Fra adalah anak tengah, selalu salah dan mengalah. Keduanya hampir mati, jika semesta tidak cepat mempertemukan mereka. **** LENGKARA bercerita tentang dua anak manusia yang di pertemukan karena luka yang hampir sama. Nyaris ingin menyerah. Bersama melalui ruang gelap mereka mencari terang. Tenang yang tak kunjung datang, keduanya ingin pulang. *** Siapkan hati kamu dalam membaca LENGKARA. Jangan lupa sedia tissue, jika kamu tidak menangis dari awal sampai akhir saat membacanya, berarti ada yang salah dengan hati mu. Selamat datang, dan bertamu lah dengan senyum yang tenang. Jangan tersesat, ingat kamu hanya tamu, aku hanya mengingatkan, barangkali kamu akan lupa jalan pulang jika sudah terlalu nyaman.
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
Aksara Bercerita cover
Pemuda Desa [B×B] ✓ cover
( BL-MPREG ) FATAL FOMO - END ✔️ cover
( BL - Mpreg ) Cinta yang Dipetik di Sawah (END)✔ cover
LENGKARA  cover
broken twins cover
Dudaku, Lelakiku cover
Bukan Cerita Kita cover

Aksara Bercerita

16 partes Continúa

Reivan Artha Aksara atau Aksa, adalah anak bungsu yang lahir tepat di hari kematian ibunya. Sejak hari itu, ia dituduh sebagai pembawa sial. Ayahnya, Aji, tak pernah benar-benar memandangnya sebagai anak. Kakaknya, Andrinna, tumbuh dengan kebencian yang sama. Di dalam rumahnya sendiri, Aksa adalah asing. Namun, Aksa tidak pernah berhenti berharap. Dalam diamnya, ia belajar mencintai mereka yang membencinya. Dalam sakitnya, ia tetap berjuang untuk membuat keluarganya utuh kembali. Ia menyimpan penyakit ginjal yang dideritanya sejak remaja, menyembunyikan tangisnya dalam surat-surat dan halaman diary, sambil terus belajar menjadi kuat. Hidup membawanya ke Belanda sebagai siswa pertukaran pelajar-jauh dari rumah, jauh dari luka, tetapi dekat dengan cahaya baru. Di negeri asing itu, Aksa menemukan arti keluarga melalui teman-temannya, tawa yang jujur, dan cinta yang tulus. Namun takdir memiliki jalan lain. Penyakitnya kembali menyerang, dan di tengah perjuangan hidup dan mati, rahasia-rahasia masa lalu pun terungkap sang guru les yang selama ini membantunya ternyata adalah simpanan sang ayah. Semua luka yang tak pernah sembuh akhirnya berdarah kembali. Di saat-saat terakhir, Aksa memilih untuk memaafkan. Ia memberi pesan damai kepada semua yang menyakitinya, bahkan kepada ayah dan ibu tirinya. Ia ingin keluarganya tetap bersama, meski tanpa dirinya. Dan dengan senyum yang tulus, Aksa pergi... membawa semua luka, namun meninggalkan cinta. "Aku tak hidup lama, tapi aku hidup dengan sungguh-sungguh."