Story cover for JULIANDI by _imroi
JULIANDI
  • WpView
    Leituras 24
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 24
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em jul 13, 2022
Jika disuruh memilih, Alia lebih memilih menjadi anak broken home, asal kebutuhannya tercukupi, uang mengalir terus dan pastinya bebas. Tak perlu tertekan karena tekanan dari orang tua yang strict, pilih kasih dan pelit. Walaupun tak mendapat kasih sayang, Alia tak masalah. Karena permasalahan hidupnya hanya ada di uang, uang dan kebebasan.


'Jika dunia multivers itu ada, semoga diriku versi multivers yang lain menjadi orang paling bahagia' -Alia Widyawati
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar JULIANDI à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#21gen3
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 8
ELGITA  (TERBIT) cover
Gadis Populer & bodyguardnya cover
between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~ cover
Obsess with you_(Greshan)[END] cover
Too Much Love cover
Anak Sekolahan ( END ) ✔️ cover
ANDAI AKU BISA  cover
KELAS DUA BELAS XII [FREGIT] cover

ELGITA (TERBIT)

66 capítulos Concluída Maduro

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"