NOT FERPECT
  • WpView
    LECTURAS 186
  • WpVote
    Votos 45
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 28, 2022
Sederhana. Kisah ini menceritakan tentang Reynand Ankaraputra Elgantara. Laki laki yang kehadirannya tidak pernah di inginkan oleh kedua orang tuannya, sendari ia masih berada di dalam kandungan. Rey sangat membutuhkan dan menginginkan kasih sayang dari kedua orang tuannya, tapi hal itu tidak pernah bisa terwujudkan. Reynand hanya bisa berharap, lagi dan lagi berharap, dan terus berharap, kehadirannya, keberadaannya, kehidupannya dianggap ada oleh keluarganya. Rey punya satu kakak namanya Alviansyah Arvino Elgantara dan satu adik bernama Aqella Gabriella Elgantara. _______ "Setelah saya mendengar cerita dari ibu dan cerita dari Rey bisa saya simpulkan bahwa Rey mengidap skizofrenia..." Ucap sang dokter. " Dan bukan cuma mengidap skizofrenia......" Lagi dan lagi sang dokter menggantungkan kalimatnya. "Ayah ..... Ampun yah maafin Rey yah. Maafin Rey". "Rey juga mau main basket sama ayah". "Bunda...... Rey percaya kok suatu hari nanti bunda pasti bakal sayang sama Rey sama kaya bunda sayang kak Al dan aqella". "Rey juga mau di peluk sama bunda ". "Aqella jangan perna ngasih tau bunda tentang ini yah?". "Bik.... Rey anak yang nakal yah bik?... Makanya ayah, bunda, kak Alvi sam aqella sampai sebenci itu Sama Rey." Start:
Todos los derechos reservados
#4
angt
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Is It Home ?
  • Falling Apart (Spin Off Alverissa)
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  •  HAZELA
  • Albel
  • Lautan tak berujung
  • AIRA [On Going]
  • Five wishes! [SM Family]

"Kamu ga akan pernah pergi, rumah kamu di sini kamu harus bareng terus sama Bunda" ucap Airin menahan putri bungsunya. "Maaf Bun, Ara pengen cari kebahagian Ara dan kebahagian itu ga Ara dapet di sini" ucap Ara sembari melepaskan tangan Airin yang menahannya. "Kamu akan pergi kemana? Cukup ikhlaskan Alvino dan semuanya ga ribet kayak gini" "Ayah ngomong gampang tapi aku yang jalanin susah! Sekarang coba Ayah yang ada di posisi aku, aku suruh Ayah pisah sama Bunda apa Ayah mau? Bertahun-tahun Fira selalu nomor satu di hati Ayah, tapi aku? Selayaknya pesuruh, selalu nurut apa kata penyuruhnya" Ara berkata dengan air mata yang semakin mengalir deras, ingin cepat pergi dari sana, "Apa Ayah pikir semua yang Ayah suruh dan aku turutin itu bikin aku bahagia? Jawabannya enggak!" Penasaran? Yukk langsung bacaaa

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido