Villain's [Short Story]

Villain's [Short Story]

  • WpView
    LETTURE 1,169
  • WpVote
    Voti 56
  • WpPart
    Parti 9
WpMetadataReadCompleta mar, apr 2, 2024
WpInfo
Fanfiction
SOTUS
Cast: Krist, Arthit, Singto and Kongpob Genre: Family, Boyslove, Fanfiction. Author: Sasa Sangpotirat. Sinopsis: "Arthit, putra dari Singto Prachaya harus menerima kehadiran sang mama tiri yaitu Krist yang dulunya pernah menjadi teman dekatnya. Kongpob Suthiluck, adalah kekasih dari arthit sekaligus mantan krist. Sedangkan krist, seorang yang melakukan apapun untuk uang dan arthit tau itu, oleh karena itu arthit tak setuju dengan pernikahan antara papa dan mantan dari kekasihnya ini, terlebih lagi krist membuat hubungan arthit dan singto menjadi kacau. Dan dari situlah permusuhan antara arthit dan krist dimulai. Bagaimanakah akhir dari permusuhan itu?? Apakah dimenangkan oleh krist? Ataukah arthit? "Heh dengar arthit. Anak polos sepertimu, masih belum pantas berhadapan denganku."- Krist. #Perhatian!⚠️ Cerita ini hanya karangan biasa, tidak berniat untuk menjelekkan karakter atau menyesatkan para pembaca. Happy reading..
Tutti i diritti riservati
#19
sotus
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • KETIKA MATAHARI DATANG
  • Keberuntungan Arthit
  • I DON'T KNOW YOU (PERAYA) [END]
  • 8. Hai, Matchmaker (Bahasa - Complete)
  • Addicted [Sotus Fanfiction]
  • [22]. DILIGITIS [ Krist x Singto ]
  • Im Not Popular [COMPLETE]
  • Stranger Lover (SOTUS Fanfiction) (Bahasa Indonesia)
  • MY DADDY  ✔️

"Arthit?" Arthit menghentikan langkahnya, lalu berbalik badan, "Darimana kau tau namaku?" Tanya Arthit heran. Kongpob berjalan mendekatinya. Arthit yang sedikit risih akan tatapan pria aneh itu padanya, perlahan melangkah beberapa langkah ke belakang. "Benar kan, kau Arthit?" Tanya Kongpob lagi. Kali ini Arthit tak menjawabnya. Wajah pucat dan tatapan dingin pria ini membuat tubuh Arthit tanpa sadar menjadi sedikit gemetaran. "Akhirnya... aku menemukanmu, Arthit." Ujar Kongpob yang kali ini menunjukkan sedikit senyum manisnya. Arthit keheranan. "Siapa kau sebenarnya?" Tanya Arthit. Kongpob menggeleng pelan. "Kau tak perlu tau. Tapi aku senang, karena akhirnya aku bisa menemukanmu, Arthit."

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti