AINA DAN DIRGA (ON GOING)

AINA DAN DIRGA (ON GOING)

  • WpView
    Reads 11,151
  • WpVote
    Votes 434
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 22, 2022
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.... ∆! Baca bismillah biar nggak baper akut Canda✌ ∆! Jadikan al-qur'an sebagai bacaan utama ∆!jangan lupa sholawat biar berkah Aina Maryam Az Zahra. Gadis, lucu, imut nan menggemaskan. Gadis dengan khimar sebatas mata kaki dan tak lupa cadar yang menutupi sebagian wajahnya. Gadis lugu dan polos itu amat menyukai pantai namun takut akan ombak. Aneh??? Itulah Aina. Tak hanya itu keanehan ya juga terjadi pada makanan kesukaanya yaitu Aina pecinta pedas namun, selalu sakit perut ketika mengkonsumsi nya. Aina juga gadis yang ceroboh dan pecicilan. Lantas seperti apa jika Aina disandingkan dengan laki-laki cuek bin datar bin dingin. Apakah Aina mampu mencairkan es yang melekat pada pria tersebut?? Dan Siapakah dia?? ≤«__________________«≤ Dirgantara mahardika lelaki dengan sejuta pesona. Namun, karena sifat dingin, cuek dan datarnya tak seorangpun yang berani mengusiknya. Dirga bekerja sebagai seorang tentara. Terbiasa Hidup tengah hutan belantara membuatnya tak kenal dengan sosok yang bernama perempuan. Kecuali satu orang yang menggores luka hatinya. Pergi tanpa permisi dengan dalih demi kedua orang tuanya. Hingga akhirnya Dirga tau bukan karena orang tua gadisnya pergi, namun karena cinta yang lain. Hingga pada satu waktu Dirga dijodohkan dengan seorang gadis yang membuatnya merasa kembali percaya akan sebuah cinta. **______________________** #waalaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh and happy Reading
All Rights Reserved
#8
cadar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pahala Surgaku✓
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • ALESYA (END)
  • ASTAGHFIRULLAH ZAUJATI
  • Cinta Suci Zahra✓
  • HADIAH DARI LANGIT [END]
  • Tahajjud Cinta [END]
  • WANITA CADAR PILIHAN CEO

"Aku akan meminta sekali kepada Allah supaya jannah menyatukan kita, lagi." Khairul Khan. Lelaki yang populer karena terkenal dengan berbagai macam prestasi buruk itu mustahil tidak ada yang kenal dengan dirinya seintro sekolah.Tingkah ajaibnya yang selalu buat guru-guru pusing hingga darah tinggi pun berhasil dimunculkan oleh ulah aneh cowok tersebut. Suka sekali membuat keributan akan tetapi cowok itu sama sekali tidak suka jika seseorang mengusik ketenangannya. Terdengar aneh bukan? Abidadari Al-Arsy Auliya. Perempuan kalem nan lembut. Pindahan pesantren dan seorang hafidzah sekaligus Ning. Sikapnya sangat berbanding terbalik dengan Khairul itu. Namun apa jadinya jika kedua makhluk itu Allah satukan dengan ikatan perjodohan yang dibuat oleh kedua orang tuanya? "Abi, kenapa aku harus nikah sama orang itu? Gimana aku bisa yakin bahwa jalan surgaku ada padanya sedangkan sikapnya aja kayak gitu?" "Karena dia jodoh terbaik dari-Nya. Percaya sama Abi. Supaya yakin jika jalan surgamu ada padanya, maka taatlah kepadanya selagi tidak membuat kamu bermaksiat kepada Allah." Hingga satu fakta membuat Abida tercengang seketika. Khair, cowok yang selalu kita bicarakan karena keonarannya itu ternyata sama seperti Abida. Pasalnya cowok itu.... BAGAIMANA CERITANYA TERNYATA COWOK ITU SEORANG HAFIDZH JUGA SEORANG GUS YANG SIKAPNYA SANGAT BERBEDA DARI YANG LAIN?! "Kenapa? Habibati kaget? Sini, Sayang... Ambil mushafnya. Kita murojaah sama-sama. Bacaanmu tadi ada yang salah." Sikap cowok itu benar-benar berhasil membuat Abida tak pernah melisankan satu kata pun. Cowok itu benar-benar berbeda. Selain menyukai ubi Cilembu, Khair pun suka memuji, nyeleneh, mencibir, tersenyum sinis, dan seenaknya. Berawal antara kota Tarim dan Aleksandria yang membuat kisah mereka ada. Tak ada satu pun di antara mereka menyadari bahwa mereka pun pernah bertemu di tanah suci, Baitullah. "Pantesan dipanggil Bidadari." "Wajahmu adem." "Kamu, wangi." "Saya udah pesen, kamu tinggal bayar."

More details
WpActionLinkContent Guidelines