Ryan anak yang tampan, Ryan anak yang ceria, Ryan anak yang manis, Ryan juga anak yang patuh.
Namun, keluarga itu tidak ada yang melirik si manis yang terbuang. Tak ada satupun yang mengulurkan tangan.
Ryan mati, meninggalkan mereka semua para bajingan yang menggangu kehidupannya. Mati dengan bahagia. Membawa seluruh penderitaannya.
Tetapi, kehidupannya tak cukup sampai disini. Kehidupan kedua dimulai, kali ini dengan tangisan dari anak barunya. Menyadarkannya dari mimpi indahnya kematian.
Ryan hanyalah umpan meriam, yang akan berakhir dicabik oleh hewan kesayangan anak sulung sendiri, karena kesal tanpa sebab yang tidak diketahui.
Ini hanyalah cerita klise dari penderitaan Ryan, yang menjadi duda terlihat tabah, tetapi ingin sekali mati.
_______
Hello, Wanderer!
Oase is coming!
Idk, apakah kalian followersku masih hidup diruang dimensi sana setelah beberapa tahun lamanya. Tapi kalau kalian baru melihat ini. Please, enjoy, my dear!
This is a very slow update story, please wait patiently!
All Rights Reserved