physical is not everything

physical is not everything

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 15, 2022
"Harusnya, lo itu curiga sama cowok yang deketin Lo! kenapa mereka deketin sama cewek kaya Lo?! mereka pasti ada maunya, Rifa! bodoh banget sih Lo!" Arjuna "Kamu itu cantik fa,kamu pintar,dan kamu juga pantas untuk dicintai. Jangan dengarkan kata orang lain, mereka hanya iri sama kamu." Nathan "Lo,gak tau ya,fa? kalo cowok juga maunya cewek baik." Andhika "Kalo,lo bukan tunangannya sahabat gue,gue udah ambil lo, dari dia. Hahaa" Mirza "percuma, fa, cewek cantik, pintar, kalo gak good attitude." Reyhan "Jadi orang banyak duit tuh sering ketipu fa, mereka sulit mencari orang yang bener-bener tulus mencintai dia."Satria "Makasih atas semuanya, Rifa,Lo selalu ada saat gue lagi sedih, lo kalo udah gak kuat, nangis aja! gak usah di pendem. Gue siap jadi tempat keluh kesah Lo." Panji Di satu sisi,gue sering ngerasa jadi orang yang paling sedih, karena tunangan gue sendiri yang selalu bikin gue insecure, sedalam-dalamnya. Tapi di sisi lain,gue juga ngerasa jadi orang yang paling beruntung, karena punya 6 sahabat yang selalu support gue. Rifa Zea Mahya
All Rights Reserved
#221
fiksiremja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LALA
  • Eliinaa
  • Arsyilazka
  • Segitiga [END]
  • ALEAGAS [END]
  • My Bad Ify
  • No Longer Mate
  • Elvina [COMPLETED]
  • coward
  • Imaginary Boyfriend
LALA

Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines