[✔] BabeLova - Jaemin, Haechan, Mark

[✔] BabeLova - Jaemin, Haechan, Mark

  • WpView
    LECTURAS 1,844
  • WpVote
    Votos 168
  • WpPart
    Partes 32
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, abr 26, 2024
WpInfo
Fanfic
NCT
[BabeLova] -Cakra yang tinggal di gudang masjid, karena orang tuanya meninggal saat ia masih kecil. "Aku? Sendiri? Aku, kan punya Kakak sama Adek! Siapa? Jelas Kak Bima dan Adek Gaga! Siapa lagi? Aku.. aku cuman punya kalian. Iya, kan? Kakak Bimaa.. Adek Galak~" - Gaga a.k.a. Galaksi Hidup di panti asuhan. Tanpa tahu wajah kedua orang tuanya, ia juga sudah tidak mau tahu seperti apa mereka sejak bertemu dengan Cakra dan Bima. "Jangan pukul gue! Karena sekali lagi gue mau ngomong, kalau gue mau jadi artis kayak kalian!" - Bima, ditinggal Ibunya karena Bapaknya nekat pergi, berjuang menjaga keamanan Negara. "Pak, Tuhan juga punya perintah yang sama buat Ibu." Highest Rank Achievement : #1 mentalhealt (14/05/2024) #146 Bima (27/02/2025) -Mark, Haechan, Jaemin (tokoh ilustrasi)
Todos los derechos reservados
#30
cakra
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Empty | 00L NCT Dream
  • L O O K S I M 독자 - [ REVISI ]
  • FLEUR ✓
  • Resilience
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Because I'm Stupid (End)
  • EPHEMERAL PRINCESS {END} ✓
  • DANADYAKSA
  • Galaksi✓

Di panti asuhan adalah hal yang bahagia untuk mereka. Byan yang tidak tau keberadaan kedua orang tuanya dan hanya di nafkahi oleh kakek dan neneknya yang sedang mengurus perusahaan di luar kota bahkan luar negeri, Arlen yang jarang bisa merasakan kehangatannya sebuah keluarga dan hanya bisa merasakannya saat runtuh atau berhasil, Galih yang merupakan anak dari ibu dan bapak dari panti asuhan dan merupakan anak tunggal, dan yang terakhir adalah Juna yang tidak tau arti kehangatan keluarga sebenarnya itu apa. Punya banyak teman, punya adik-adik asuh, juga bertemu dengan banyak orang tua yang terpaksa menitipkan anaknya ke panti untuk urusan di luar kota bahkan ada yang sampai di luar negara. Bagi Byan, bertemu dengan teman-temannya adalah keberkahan sesungguhnya. Kalau ada yang mau merawatnya pun, dia tak butuh. yang di butuhkan adalah tiga sahabat nya. Mereka sudah saling bergantung satu sama lain. Bahkan kalau bisa, Byan menyerahkan hidupnya demi kebahagiaan sahabatnya. "Sahabat gue harus tau rasanya kebahagiaan." -Byan "Kita itu satu. Kita tetap kita. Empat tetap empat. Ga kurang, ga lebih." -Arlen "Yang gue butuh itu kalian. Gue butuhnya kalian. Selain kalian, ga ada lagi!" -Galih "Dari kecil bareng, sedih bareng, main bareng, nangis pun bareng. Makan aja kadang bareng. Kalau mati? gue sendiri aja. Lo semua bahagia aja dulu, ya?" -Juna [100% FICTION] [Friendship] [Harsh words]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido