KISAH SEMPURNA [Yuna-Dion]

KISAH SEMPURNA [Yuna-Dion]

  • WpView
    Reads 713,987
  • WpVote
    Votes 7,231
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 3, 2026
Mature Content! Harap Bijak Dalam Memilih Bacaan ***** "Ini pasti jawaban atas doa-doaku selama ini, akhirnya kamu putus juga dari lelaki itu" ucap Dion sambil tersenyum manis membuat Yuna sempat terpana beberapa detik, sangat jarang Dion bisa tersenyum selebar dan selepas itu. Tapi, Yuna segera tersadar setelah berhasil mencerna kalimat yang tadi Dion ucapkan. Apa kata lelaki itu? "Lo berdoa supaya gue putus sama Dipta?" Dion balas dengan anggukan kepala. "Besok aku ke rumah sama Ayah dan Ibu untuk lamar kamu" "Heh..." Dan ternyata Dion benar-benar merealisasikan ucapannya. Keesokan malamnya lelaki itu datang membawa kedua orangtuanya untuk melamar Yuna dan yang lebih gilanya orangtuanya pun menerima lamaran Dion begitu saja tanpa bertanya terlebih dahulu kesediaanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Silent Traces by the Sea
  • Nala dan Mas Juragan
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • The Dateline [END]
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Be My Wife

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines