Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Lantas
  • WpView
    Membaca 37
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 16, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Bukankah tiap masalah memiliki solusi, lantas bagaimana denganku? Terlahir sebagai anak tengah yang memiliki perawakan fisik berbeda dengan keluarganya, Selalu berusaha agar mendapat juara tapi tak pernah mendapat pengakuan Selalu dikesampingkan dalam segala urusan Tidak pernah dianggap, bahkan bila dianggap pun hanya sebatas mengalah atau disalahkan Lalu semesta pertemukanku dengan dia yang terlalu sempurna untukku yang tak pernah ada, namun semesta tau aku tak sempurna dan merenggut satu satunya yang kupunya karena semesta tak mampu menerima. Ini hanyalah kisahku seorang gadis yang tak pernah dianggap ada.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Rain In New York
  • FIZYA
  • I'm okay (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • My Imagination : Love Without Problem
  • (1) HIM ✔
  • Alice & Adrian

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan