Dari luka, ia lahir kembali. Namanya dulu Raya-gadis yang dibungkam di rumahnya sendiri, dipaksa sempurna, dicambuk karena kesalahan, dan dilupakan oleh orang tuanya sejak adiknya lahir. Satu-satunya tempat ia merasa hidup hanyalah saat bersama tiga sahabatnya. Tapi saat satu per satu cahaya itu padam, harapan pun ikut mati. Hingga akhirnya, ia memilih melarikan diri... membawa luka, kenangan, dan sebuah biola. Saat dunia membiarkannya hancur, seseorang memberinya nama baru: Livvera Azelma. Di tempat yang asing tapi hangat, Livvera belajar bertahan. Tapi mampukah ia benar-benar sembuh? Bisakah gadis yang hancur... mencintai dirinya sendiri?
More details