Accismus (On Going)

Accismus (On Going)

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 16, 2022
WpInfo
Fiction
Social Themes
Arsyad Muzaffar Abqary, pria dengan umur 24 itu memiliki alergi terhadap uang logam. Meski hanya tersentuh sedikit, tubuh Arsyad langsung bereaksi dengan menimbulkan ruam merah, panas dan juga perih, namun untungnya tak berbekas. Suatu hari, ia tak sengaja bertemu dengan seorang gadis cantik yang jauh dari umurnya. Tidak hanya sekali, namun berulang kali. Kebetulan? Mungkin bisa di bilang begitu, Namun, ketika mereka berjodoh, apakah itu juga kebetulan? Sepertinya, akan lebih tepat jika di sebut takdir, ya, TAKDIR. Arsyad, pria itu tanpa sadar menyimpan perasaan terhadap gadis yang di temuinya secara berulang itu. Namun, Arsyad terus mengelak bahwa ia mencintainya. Seperti istilah psikologi, Accismus, Berpura-pura tidak suka padahal sangat menyukainya.
All Rights Reserved
#688
rindu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE SECRET LOVE
  • Janji Diujung Doa
  • Dari Askar Untuk Alisha [END]
  • WANITAKU,HUMAIRA [TAMAT]
  • Goresan Takdir
  • AKSARA R. A
  • Dear Anugraha
  • Alzam (END)
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Tahajud Cinta Kayra (REVISI)

[Cerita ini sedang di tangguhkan] - - "Ustadz, cinta itu bukan sekadar kata rencana dan takdir-Nya bukanlah bencana" Ucap lirih Azzahra kepada sosok laki-laki yang gak jauh berdiri dibelakangnya. Dengan tatapan sendunya, ia mencoba mempertahankan gadis didepannya. Ia tau dengan jelas kesalahannya dan berharap dapat memutar balik kembali kenyataan yang menjadi suratan takdir-Nya. "Saya mengakui saya salah, saya berharap masih ada kesempatan untuk saya memperbaiki salah saya, ra maafkan saya" Azzahra menghirup udara perlahan "InsyaaAllah saya sudah memaafkan ingkarmu. "Jadi ra.." kalimat Azzam terputus oleh Azzahra "Meski demikian mohon maafkan saya tidak bisa memberi apa yang Ustadz Azzam harapkan, tolong hormati keputusan saya." Ucapnya dan berlalu masuk ruangan kembali. Azzam terdiam menatap punggung gadis yang teramat ia cintai berlalu begitu saja, ia merutuki kesalahannya dan tergiur oleh nafsu dunia. Kini semua telah berakhir, ia yang bersalah atas hancurnya ikatan yang telah direncanakan lama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines