Arsyad Muzaffar Abqary, pria dengan umur 24 itu memiliki alergi terhadap uang logam. Meski hanya tersentuh sedikit, tubuh Arsyad langsung bereaksi dengan menimbulkan ruam merah, panas dan juga perih, namun untungnya tak berbekas.
Suatu hari, ia tak sengaja bertemu dengan seorang gadis cantik yang jauh dari umurnya. Tidak hanya sekali, namun berulang kali. Kebetulan? Mungkin bisa di bilang begitu, Namun, ketika mereka berjodoh, apakah itu juga kebetulan? Sepertinya, akan lebih tepat jika di sebut takdir, ya, TAKDIR.
Arsyad, pria itu tanpa sadar menyimpan perasaan terhadap gadis yang di temuinya secara berulang itu. Namun, Arsyad terus mengelak bahwa ia mencintainya. Seperti istilah psikologi, Accismus, Berpura-pura tidak suka padahal sangat menyukainya.
❗[Tahap Revisi]
Baca Masya Allah Zaujati || Cinta Dalam Doa dulu sebelum ini, untuk lebih jelas tokoh-tokoh yang ada di cerita ini.
••••••••••••••••••••••
Ini kisah tentang gadis cantik dengan sejuta senyuman dan tingkah konyolnya yang semesta renggut kekasih yang sebentar lagi menjadi pasangan halalnya.
Ia bertemu sang pujaan hati di satu sekolah. Mereka juga sudah bertunangan, indah bukan?
Tapi sayangnya takdir berkata lain.
Semesta merenggutnya di saat lima hari lagi pernikahan itu terlaksana.
Hancur? Tentu saja.
Bahkan sangat hancur sehingga ia melupakan segalanya. Termasuk Tuhan yang telah memberinya hidup.
Tetapi takdir juga punya cara sendiri untuk menyatukan dua insan yang berbeda.
Ia kembali di pertemukan oleh sosok lelaki yang mencintainya. Bahkan ia berani menikahinya.
Ia menerima bahwa pria itu adalah suaminya, namun cintanya masih pada masalalu nya. Tapi ia akan berusaha sebisanya, untuk mencintai suaminya.
Bagaimana pernikahan mereka kedepannya?