Story cover for MAHESA (Mark Lee) by Senjalova_
MAHESA (Mark Lee)
  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jul 17, 2022
Mahesa Ghandy, hanyalah seorang kakak dari ketiga adik-adiknya. Sebagai anak pertama ada banyak hal yang harus Mahes contohkan. Mahes seakan dipaksa untuk selalu tetap tegar dan terbiasa akan luka. Mahes terbiasa untuk menyelami cerita kehidupannya sendiri, seakan tidak ada siapapun yang akan memahami jika bercerita. 

Rumah yang seharusnya menjadi tempat teraman dan ternyaman, Kini bagi Mahes tidak lagi. Mahes seakan dituntut untuk terlihat baik-baik saja. Namun, mereka lupa bahwa Mahes juga manusia biasa yang memiliki mimpi untuk dia perjuangkan. Bahwa Mahes adalah seorang anak yang butuh dukungan di setiap jalan yang Ia lalui guna meraih mimpinya.

Dibalik segala lika-liku kehidupannya, akankah Mahes mampu meraih mimpinya suatu saat nanti? Atau justru Ia memilih untuk berhenti?
All Rights Reserved
Sign up to add MAHESA (Mark Lee) to your library and receive updates
or
#433huangrenjun
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Luka Naren. cover
Gata dan Asa [✓] cover
Rainbow cover
1 Kakak 6 Adik│NCT DREAM cover
Precious✓ cover
𝐓𝐮𝐣𝐮𝐡 𝐌𝐢𝐦𝐩𝐢 ✔ [ revisi ] cover
 SI BUNGSU || JUNA MAHESA [END] cover
KAK! | Lee Haechan (Revisi)Complete✔ cover
HOUSE OF 7 STRANGERS cover

Luka Naren.

46 parts Complete

Bagi Naren, rumah bukan tempat pulang. Hanya bangunan penuh suara yang tak pernah mendengar. Sendirian di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah memberinya ruang, Naren hanya ingin satu hal: diterima, meski sekali saja. "Adik gue cuma satu. Cuma Hema." Kalimat itu menamparnya lebih keras dari apa pun. Apakah keberadaannya hanya luka? Apakah ia masih dianggap? Atau justru menjadi alasan penderitaan yang tak berujung? Di tengah ujian hidup yang terus berdatangan, Naren berjuang sendiri menghadapi rasa bersalah, kehilangan, dan harapan yang nyaris pudar. Ini adalah kisah tentang luka yang tak terlihat, tentang rasa sepi di tengah keramaian... dan tentang seorang laki-laki yang diam-diam ingin pulang namun bukan ke rumah, tapi ke hati yang bisa memeluknya.