We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MAHESA (Mark Lee)

MAHESA (Mark Lee)

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 7, 2022
WpInfo
Fanfic
NCT
Mahesa Ghandy, hanyalah seorang kakak dari ketiga adik-adiknya. Sebagai anak pertama ada banyak hal yang harus Mahes contohkan. Mahes seakan dipaksa untuk selalu tetap tegar dan terbiasa akan luka. Mahes terbiasa untuk menyelami cerita kehidupannya sendiri, seakan tidak ada siapapun yang akan memahami jika bercerita. Rumah yang seharusnya menjadi tempat teraman dan ternyaman, Kini bagi Mahes tidak lagi. Mahes seakan dituntut untuk terlihat baik-baik saja. Namun, mereka lupa bahwa Mahes juga manusia biasa yang memiliki mimpi untuk dia perjuangkan. Bahwa Mahes adalah seorang anak yang butuh dukungan di setiap jalan yang Ia lalui guna meraih mimpinya. Dibalik segala lika-liku kehidupannya, akankah Mahes mampu meraih mimpinya suatu saat nanti? Atau justru Ia memilih untuk berhenti?
All Rights Reserved
#50
mahesa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luka Naren. ( SUDAH TERBIT )
  • Galaksi✓
  • HILDAN'S STORY
  • HOUSE OF 7 STRANGERS [SLOW UPDATE]
  • KAK! | Lee Haechan (Revisi)Complete✔
  • Precious✓
  • Your Daddy Or You?🤔
  • 𝐓𝐮𝐣𝐮𝐡 𝐌𝐢𝐦𝐩𝐢 ✔ [ revisi ]
  • Aksara Rasa

Bagi Naren, rumah bukan tempat pulang. Hanya bangunan penuh suara yang tak pernah mendengar. Sendirian di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah memberinya ruang, Naren hanya ingin satu hal: diterima, meski sekali saja. "Adik gue cuma satu. Cuma Hema." Kalimat itu menamparnya lebih keras dari apa pun. Apakah keberadaannya hanya luka? Apakah ia masih dianggap? Atau justru menjadi alasan penderitaan yang tak berujung? Di tengah ujian hidup yang terus berdatangan, Naren berjuang sendiri menghadapi rasa bersalah, kehilangan, dan harapan yang nyaris pudar. Ini adalah kisah tentang luka yang tak terlihat, tentang rasa sepi di tengah keramaian... dan tentang seorang laki-laki yang diam-diam ingin pulang namun bukan ke rumah, tapi ke hati yang bisa memeluknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines