Chandana

Chandana

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 17, 2022
"Lo salah nulis nama gue." "Nama lo Adira Parijata Candana kan?" "Iya , tapi lo salah nulisnya. Ini nih tulisan yang benarnya." Tangan cowok itu bergerak mengambil kertas yang diberikan gadis tersebut. "Adhira Parijata Chandana." Gumamnya dengan tatapan yang masih fokus Melihat kertas tersebut. "Lo gak nanya nama gue?" "Gak, nanti juga tau. Makasih"
All Rights Reserved
#769
diam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak Yang Tak Terhapus (Mark Lee)
  • Kebodohanmu Akhir Cerita Kita (TELAH TERBIT)
  • Different #2 (END) ✓
  • Angelista Geavano [Completed]
  • ANELKA CALVARY
  • Silent, Please! (Re-up)
  • candy or you?
  • Arsyilazka
  • TAKDIR ALYA(Slow Up)

"Aga, lo tau gak sih, otak gue lagi error kayak nya!" "Tuh kan, harusnya lo update software, bukan ngedate sama gue!" "Zan, kenapa lo gak pernah bawa jaket atau payung gitu pas hujan?" "Gue percaya sama air hujan, Ai. Dia nyuci dosa gue, bukan jaket gue." "Lo gak akan pernah bisa ngerti Aira seperti yang gue lakuin, Zan! Dia butuh lebih dari teman!" "Kalo lo peduli, kenapa lo selalu menghilang saat dia butuh? Dia butuh laki-laki, bukan bocah yang takut ambil resiko kayak lo, Ga!!" "Awalnya, Aira hanya butuh sebuah tumpangan untuk pulang ke rumah. Tidak ada yang menduga, permintaan kecil itu bisa mengubah segalanya. Aga, laki-laki humoris yang selama ini cuma sekadar teman satu sekolah, tiba-tiba muncul di hidup Aira saat semuanya terasa berantakan. Setelah putus dari pacarnya, Aira terjebak di tengah permainan perasaan yang rumit. Aga yang datang dengan candaannya, dan Farzan, memilih. Tapi, apa jadinya kalau pertemanan, cinta, dan hati yang rapuh saling berbenturan?" 07-10-24

More details
WpActionLinkContent Guidelines