Zeaga

Zeaga

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 22, 2022
"Aku beneran ngga tahan, Ze. Boleh ya, aku sayang banget sama kamu. Aku tau ini pertama buat kamu, juga buat aku." Zea menoleh dan mengangguk ragu. "Cuma bibir ya Aga, jangan sampai turun!" balas Zea setelahnya. Senyum Aga merekah, "terima kasih, Zea." Lelaki itu menarik perlahan tengkuk Zea, lebih merapatkan lagi agar lebih dekat dengan wajahnya. Dikecupnya bibir muda milik Zea, kemudian kecupan itu beralih menjadi sebuah jilatan. Sedangkan bibir Zea tak kunjung memberi feedback, hingga membuat Aga berdecak pelan. Aga memangut bibir mungil itu dengan perlahan, hingga dengan rasa tak sabar lelaki itu menggigit bibir bawah Zea, hingga mau tak mau membuat Zea membuka bibirnya. Tangan Aga tak tinggal diam, bergerak menuju dada milik Zea, tapi dengan cepat tangan Zea mencekal tangan nakal itu. [Semoga tidak hiatus, aamiin]
All Rights Reserved
#54
aga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aderaga [ON GOING]
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Manja, Jangan Pergi! [Slow Update]
  • Not Queen | SELESAI
  • ANTARKA [END]
  • ABIAN  [END]
  • Pangeran Kelas
  • ATARICK [OFF]
  • [MTS 1] More Than Possessive [Sudah Terbit]

[Jangan lupa follow sebelum baca] "Jelek lo."ucap Raga membuat Adera makin kesal. Adera menoleh ke Raga yang sedang memasang wajah tengilnya. Dia memukul dada Raga bertubi tubi. Menangkis hanya itu yang bisa dilakukan Raga. Dia menakap Tangan Adera yang terus saja memukul dadanya. Ditatapnya wajah Adera yang memerah akibat sangat marah kepada Raga. Adera terdiam menyadari posisinya saat ini. Tangan kiri raga menangkis tangannya dan tangan kanan Raga memeluk pinggang Adera membuat tubuh Adera sangat dekat dengan tubuh Raga. "Sakit"kata Raga, lembut. Jantung Adera berdegup kencang. Dia menjadi membeku dipelukan Raga. Dia bahkan tidak bisa mengucap sepatah kata saja karna gugup berdekatan dengan Raga sekarang. Raga menatap Adera dalam. Sesekali dia melirik bibir tipis berwarna merah muda milik Adera lalu dia memiringkan kepalanya, matanya tidak bisa teralih dari bibir menawan Adera. Saat bibirnya dengan bibir Adera hanya tinggal beberapa senti Raga berhenti ia tahu saat ini setan sedang mengodanya sebelum hal itu terjadi, Raga menjauhkan tubuhnya dari tubuh Adera takut ia akan kehilangan kendali. Raga meninggalkan Adera yang masih terdiam membeku disana. 'Raga tadi mau ngapain ya?' batinnya. #Badboy#nakal #kisahcintaremaja #romantis #romance #fiksiremaja #sma #sekolah #Adera #Raga #cinta

More details
WpActionLinkContent Guidelines