Another Utopia

Another Utopia

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 19, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Kau tahu? Aku masih meneruskan perjalananku untuk mencarinya. Ya, sebuah utopia yang kuimpikan. Aku berada di dimensi yang berbeda dengan keluargaku. Jika kuceritakan semuanya, kau akan mengira ini hanyalah dongeng pengantar tidur layaknya cerita 1001 malam. Tidak, kutegaskan lagi. Ini nyata bagiku. Tentu saja, kau takkan merasakan apa yang kurasakan dan apa yang sebenarnya terjadi karena kau bukan diriku pada saat itu. Mungkin seharusnya judul buku ini bukan "Another" tapi "Find", karena aku masih mencarinya. Tapi, kurasa ada benarnya jika aku menamai buku ini dengan "Another" Baca saja. Kau akan tahu maksud dari perkataanku ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika Nanti Aku Kembali
  • The Seekers of The Lost Hope | END
  • Heartless
  • Kamu
  • The Second World [END] ✔
  • Kamu Milikku
  • 𝐏𝐀𝐑𝐀𝐋𝐄𝐋 𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐒𝐓𝐑𝐈𝐍𝐆𝐒
  • My Lust Seme
  • Mas Duda

"Aku tidak pernah tahu, alasan apa yang benar-benar membuat seseorang memutuskan untuk pergi. Dan aku memang tidak mau mencampurinya. Tapi aku belajar suatu hal. Apapun alasannya, pergi ataupun kembali tetap menyisakan perpisahan dalam hati." -Aca- "Makasih Dai udah ngasih pembelajaran penting dan nolongin aku di novel bayangan. Maaf karena aku udah lancang ketemu sama ayah kamu. Aku harap suatu hari nanti kamu mau menerima ayah kandung kamu. Makasih udah jadi putri dari sahabat ayahku. Makasih udah mau bertahan dengan sikapku. Kini akhirnya kita bisa kembali ke dunia nyata. Meski aku udah nggak punya ayah-ibu lagi, setidaknya aku masih bisa punya ayah kamu, yang sekarang jadi tempat curhat aku meski dalam tahanan. Semoga suatu hari nanti kamu bisa ngerti perasaan aku yang sebenarnya." -Andrian Wicaksana- "Makasih An, karena kamu udah buat aku ngerubah pandanganku terhadap ayah kandungku. Tapi maaf , karena sampai saat ini aku masih berusaha buat nerima ayahku sendiri. Suatu saat nanti jika aku udah siap, orang kedua yang aku ajak adalah kamu. Kenapa? Karena orang pertama yang aku ajak adalah diri aku sendiri. Semoga kedepannya hubungan ini bukan hanya sekedar ikatan bohongan." -Daika-

More details
WpActionLinkContent Guidelines