My Life

My Life

  • WpView
    LECTURES 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., avr. 26, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
❛❛Terkadang Kita Butuh Seseorang Untuk Menjadi Sandaran Hidup.❛❛ Kisah ini Hanya kilasan hidup seseorang yang penuh luka-liku. Seolah-olah Ia hidup dengan topeng yang kekal. Bagai mana jadinya jika ia bertemu dengan laki-laki kejam dan sadis. Bahkan semua orang takut padanya. ~~~ "Tidak semua yang dibicarakan akan sesuai dengan kenyataan. Mereka berkata demikian. Namun, nyatanya tak sesuai eksfentasi." ~~~ "Luka dalam tidak semua bisa tersembuhkan. Apalagi luka hati." ~~~ "Dia tersenyum. Namun,kau tak tau arti senyumannya." ~~~ Don't copy and plagiat!!! ...
Tous Droits Réservés
#8
overprotektiv
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Juan [REVISI]
  • SILENTIUM || End✓
  • Breathe
  • LIKE A FOOL
  • Full Of Scratches
  • ALEYA~~
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Hypomone {ὑπομονή} || END✓
  • PRISON [END]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu