CINTA TUAN, UNTUK PUAN DYN

CINTA TUAN, UNTUK PUAN DYN

  • WpView
    LECTURES 52
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., juil. 20, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
CERITA CINTA TUAN, UNTUK PUAN ADALAH TULISAN IMAJINASI SAJA Tergantung cara kita menyikapi nya saja. Saya harap temen temen bisa membaca nya dan mengerti arti tulisan nya. Jangan lupa berikan VOTE + KOMENTAR nya yaaa !
Tous Droits Réservés
#558
perpisahan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Wounds in Marriage
  • Sembunyi Dalam Senyum [COMPLETED]
  • A Twist Of Fate
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Kita dan waktu (Musim Ke-2)
  • I. When your smile has gone
  • SAJAK & PUISI PATAH HATI
  • ANTOLOGI CERPEN KENANGAN
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)

[18+] Kehancuran rumah tangga adalah luka yang tak pernah kutulis dalam daftar kemungkinan hidup. Ia seperti badai yang datang diam-diam, tanpa tanda-tanda, lalu meluluhlantakkan segalanya hingga tak bersisa. Aku tak pernah membayangkan bahwa perjalananku bersama Mas Naufal-yang telah kujalani hampir lima tahun lamanya-akan karam begitu saja. Dikhianati oleh lelaki yang dahulu kucintai setulus hati, membuatku jatuh ke jurang yang tak bernama. Dialah lelaki yang dulu berlutut di hadapanku, menggenggam tanganku, dan bersumpah atas nama Tuhan untuk menjagaku. Lelaki yang pernah mengucap, bahwa cinta ini akan kekal hingga maut memisahkan. Namun kini, janji-janji itu hanya serpihan debu yang terbang dan hilang bersama angin. Ia telah menodai kesetiaan, mengoyak kepercayaan, dan menjadikanku perempuan yang patah dalam sunyi. Sakitnya bukan hanya karena ia memilih wanita lain. Tapi karena ia menghancurkan rumah yang kami bangun bersama. Ia membakar kenangan, dan menertawakan sisa-sisa hatiku yang mencoba bertahan. Betapa ironis, lelaki yang dulu begitu kucintai... kini menjadi sosok yang bahkan tak sanggup kupandang tanpa getir. Ya, inilah kisahku. Kisah rumah tangga yang tidak berakhir indah. Sebuah pengingat pahit, bahwa cinta yang diperjuangkan sendirian hanyalah jalan sunyi menuju kehancuran. Jika kalian sedang mencintai, jangan pernah melangkah terlalu jauh sendiri. Sebab cinta seharusnya berjalan beriringan. Dan bila hanya satu yang berjuang, maka ia akan jatuh, sebagaimana aku telah jatuh. *** #1 Temandekat - November 2022 # 1 Jahat - Desember 2022 # 2 Luka - Januari 2023

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu