Story cover for RUNNING  by niaryn_
RUNNING
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jul 20, 2022
Ghea yakin kemarin semuanya masih baik-baik saja. Ayahnya pergi bekerja lalu ibunya pergi ke butik dan dirinya tengah sibuk menyusun skripsi. Semalam bahkan ia masih bermimpi dalam tidurnya, lalu bagaimana bisa hari ini semuanya berubah? Dari tempatnya duduk sekarang, ia bisa melihat karangan bunga berjejer rapi memenuhi halaman rumahnya, puluhan orang berpakaian serba hitam datang bergantian. Bukan itu saja, suara isak tangis memenuhi ruang tamunya. Ghea bahkan masih belum tahu ke mana perginya sofa besar yang memenuhi ruangan ini. Kini hanya terdapat karpet yang digelar dengan beberapa orang duduk mengelilingi sesuatu yang sejak tadi menjadi sumber tangis keluarganya. Sesuatu berupa dua tubuh manusia yang sudah terbujur kaku.

Ghea mengerjap, bersamaan dengan cairan bening yang jatuh melewati pipinya. Ia ingin bersuara, tetapi suaranya hanya sampai tenggorokannya saja. Ghea lalu menatap jenazah orang tuanya lagi, sudah, semuanya sudah berakhir. 

Tadi pagi sekitar pukul tiga, ia mendengar suara berisik dari luar kamarnya. Saat ia pergi untuk memeriksa, tidak ada apa pun kecuali kamar orang tuanya yang terbuka. Tanpa ragu ia masuk, dan pemandangan di depannya seketika membuat lututnya lemas. Noda merah menghiasi selimut orang tuanya. Perlahan ia merangkak mendekati mereka dengan jantung berdebar dan perasaan cemas yang luar biasa. Ghea hampir pingsan saat melihat darah mengalir dari leher ayah dan ibunya, saat itu juga kepalanya pening begitu menyadari nadi mereka sudah tidak berdenyut.

Dunia sudah benar-benar gila. Dalam semalam, ia kehilangan orang tuanya. Dalam semalam, seseorang bisa merenggut dua nyawa sekaligus. Dalam semalam, hidupnya berubah. Dalam semalam-

"Ayo, Ghea. Waktumu habis, kamu harus ikut kami sekarang."

-ia dituduh menjadi tersangka pembunuhan orang tuanya.
All Rights Reserved
Sign up to add RUNNING to your library and receive updates
or
#11dijebak
Content Guidelines
You may also like
Tentang Kota Ini by partofsomepart
29 parts Complete
Hari ini, Ayah membawa kami pergi dari Ibukota dan memilih kota Yogyakarta sebagai tempat singgah sementara; katanya. Tepatnya di Rumah Oma yang terdapat keluarga besar yang dari dulu tinggal di sana. Canggung, banyak berpikir buruk tentang mereka karena sikap yang diperlihatkan. Di Jakarta saja Aku dengan Ayah, Bunda dan ketiga Adikku saja tidak memiliki hubungan yang begitu dekat. Apalagi di sini? Semakin asing dan terasa diasingkan. Namun, sepertinya mata dan hatiku sedang tertutup rapat selama di kota ini. Aku menganggap Yogyakarta bukanlah tempatku. Aku tidak bisa ada di sana. Apa kalian juga berpikir seperti itu? Pasalnya, ada beberapa manusia yang kutemui di sini, salah satunya si manusia itu. Dan kembali ke hal utamanya, mata dan hatiku sedang tertutup kala itu. Semua akibat terlalu gelisah mengenai rumah besar Oma ini, tentang segala yang berada di dalamnya. [[Cerita ini sedikit mengulik tentang perasaan seorang remaja perempuan yang mendapat peran sebagai kakak pertama. Dunianya hanya penuh dengan dirinya sendiri; fotografi salah satu di dalamnya. Namun, selalu terbesit dalam hatinya untuk berbicara pada dunia. Ia ingin lebih dari ia yang sekarang, ia selalu merasa tak pernah menjadi seorang kakak, ia tak pernah merasa menjadi sesosok teman, ia hanya ingin seperti manusia lain yang terlihat biasa saja dengan manusia lainnya. Tentu ingin menjaga keluarganya, bukan dengan tetap bungkam. Ia ingin bersuara dengan berjuta makna katanya. Namun, apakah bisa? Rasanya tidak kalau ia masih membuka mata dan hatinya untuk dunia; terutama orang-orang yang ia temui di Yogyakarta.]] Update setiap JUMAT👀
𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️ by evenrose95
39 parts Ongoing
‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.
You may also like
Slide 1 of 9
Tentang Kota Ini cover
last hold S2 ✓ cover
Doctor Chef [ TERBIT ] -Order By 0851.6281.3004 cover
Selir [TAMAT] cover
The Secret That Makes Me Grow [END] cover
ALGENTA cover
Bayangan di Malam Kelam(xodiac)  cover
Kaca yang retak cover
𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️ cover

Tentang Kota Ini

29 parts Complete

Hari ini, Ayah membawa kami pergi dari Ibukota dan memilih kota Yogyakarta sebagai tempat singgah sementara; katanya. Tepatnya di Rumah Oma yang terdapat keluarga besar yang dari dulu tinggal di sana. Canggung, banyak berpikir buruk tentang mereka karena sikap yang diperlihatkan. Di Jakarta saja Aku dengan Ayah, Bunda dan ketiga Adikku saja tidak memiliki hubungan yang begitu dekat. Apalagi di sini? Semakin asing dan terasa diasingkan. Namun, sepertinya mata dan hatiku sedang tertutup rapat selama di kota ini. Aku menganggap Yogyakarta bukanlah tempatku. Aku tidak bisa ada di sana. Apa kalian juga berpikir seperti itu? Pasalnya, ada beberapa manusia yang kutemui di sini, salah satunya si manusia itu. Dan kembali ke hal utamanya, mata dan hatiku sedang tertutup kala itu. Semua akibat terlalu gelisah mengenai rumah besar Oma ini, tentang segala yang berada di dalamnya. [[Cerita ini sedikit mengulik tentang perasaan seorang remaja perempuan yang mendapat peran sebagai kakak pertama. Dunianya hanya penuh dengan dirinya sendiri; fotografi salah satu di dalamnya. Namun, selalu terbesit dalam hatinya untuk berbicara pada dunia. Ia ingin lebih dari ia yang sekarang, ia selalu merasa tak pernah menjadi seorang kakak, ia tak pernah merasa menjadi sesosok teman, ia hanya ingin seperti manusia lain yang terlihat biasa saja dengan manusia lainnya. Tentu ingin menjaga keluarganya, bukan dengan tetap bungkam. Ia ingin bersuara dengan berjuta makna katanya. Namun, apakah bisa? Rasanya tidak kalau ia masih membuka mata dan hatinya untuk dunia; terutama orang-orang yang ia temui di Yogyakarta.]] Update setiap JUMAT👀