Favorit Person (END)

Favorit Person (END)

  • WpView
    Reads 2,965
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 7, 2026
Alaskar Vaganza Theo Duda yang sejak 5 tahun ini hidup memperbesarkan putranya Keinan/Kei. Setelah istrinya tiada mengalami pendarahan pasca melahirkan. Dengan tekad yang ada Alaskar membesarkan Keinan seorang diri seraya dibantu orang-orang terdekat sampai anak itu tumbuh. Putranya menginginkan seorang ibu bisa kah ia mengabulkannya? Cover by me Rank Storytime #4 Book III Start [ 27-01-2023 ] Revisi (26-06-2025) End (07-07-2026) Don't copy my story Mikir sendiri pake otak lo sono!
All Rights Reserved
#361
humor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeaSea
  • Cinta Pak Bos untuk Nadhika
  • Our  Beloved Nanny
  • Before Three-Sixty-Five||Daniel&Jihyo||✔️
  • My Sweet Boy from "Kampung"
  • Takdir Sang Pewaris Jayachandrana || Yugyeom Tzuyu ✔
  • Almost Married (END)
  • The Villain Mother
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • Kiss from husband (Completed √)
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines