APEL PERDAMAIAN

APEL PERDAMAIAN

  • WpView
    Reads 159
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 30, 2022
Alatas adalah pangeran dari kerajaan Westa . saat berumur 10 bulan dia dilarikan ke arah timur ke Pulau misteri oleh Alina untuk menghindari pembunuhan yang dilakukan oleh kelompok Bagsum si Bandit Sota . Setelah umur 20 tahun, Alatas pun kembali untuk mengambil alih kerajaan Westa yang sudah di rampas oleh bagsum. Dalam mencapai misinya Alatas ditemani oleh Alina "ahli bela diri manusia atas awan", Azura "sang pendekar pedang" dan Arini "sang perempuan pengendali burung" . mereka berempat akan membawa perdamaian ke seluruh dunia dan menanam apel perdamaian pada setiap negara yang di tolongnya sebagai sebuah simbol perdamaian.
All Rights Reserved
#530
pertualangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Magia Academy [END]
  • Darolent Academy : Lost Darold Princess
  • THE SWORD IS EVERYTHING
  • Raja Kegelapan Agung
  • Princess Of Magic World [END]
  • Dunia Tenria - Raja Attala dan Kerajaan Cahaya (END)
  • Blooming Baby
  • Build Super Power Micronation In New World [VOL. 1] ✅ (Proses Revisi)
  • Langkah Aruna Ke Negeri Awan

Akhir-akhir ini, Elle merasakan ada yang ingin keluar dari dalam dirinya. Dan tak disangka sangka, sebuah kejadian yang akan merubah semua kehidupan Elle dan jati diri Elle yang sebenarnya akan terungkap. Elle bahkan hampir tidak percaya dengan semuanya. Apalagi saat ibu yang mengurusnya mengatakan bahwa ia bukan anak kandungnya. Shock? Tentu saja! Dia ingin menemui ibu kandungnya. Ia bingung. Ada apa dengan semua ini? Kenapa ibu kandungnya menitipkannya? Apa yang sebenarnya terjadi? Pertanyaannya terjawab saat ia masuk ke Magia Academy. Sekolah sihir dengan kemampuan yang beragam. Dan disinilah.... Petualangan dan Masalah akan dimulai. "Kau pernah berfikir tidak? Kalau ada kehidupan lain diluar sana selain bumi," ucapku tiba-tiba. Vika menoleh dan raut wajahnya mengekspresikan kebingungan setelah itu dia tertawa. "Hei kenapa kau malah tertawa Vika?" Tanyaku. "Lucu saja. Orang pintar seperti mu memikirkan hal bodoh seperti itu." Penasaran? Yuk baca. Don't copy my story! Murni hasil pemikiran sendiri. Jangan jadi pembaca gelap! Dimohonkan untuk meninggalkan jejak ya readers! Start : 1 April 2020 Finish : 17 Maret 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines