ILUSI KETULUSAN (END)

ILUSI KETULUSAN (END)

  • WpView
    Reads 244
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Mon, Oct 16, 2023
Blurb: "Brakk!" aku terjatuh karena menabrak seseorang, itu karena salahku sendiri, mengapa juga harus lari-lari di koridor segala. "Kamu tidak apa-apa," tanya seseorang yang tadi kutabrak. "Aku tak apa, maaf sudah menabrakmu," kataku dengan rasa bersalah. "Tidak masalah," katanya dengan tersenyum menatapku. Ya Tuhan!, mengapa tatapannya seperti itu, dan lihat senyumannya, manis sekali!. "Hai kamu kenapa?," suaranya membuyarkan lamunanku. "Oh maaf, tidak aku tak apa-apa," kataku gugup, ia kembali tersenyum. "Ya sudah aku Pergi dulu," aku mengangguk dengan spontan, tanpa berkata sepatah kata pun, sampai lupa mengajaknya untuk berkenalan terlebih dahulu. Aku menepuk jidatku sendiri, "Ya ampun!, harusnya tadi aku ajak kenalan dia,"
All Rights Reserved
#5
arhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Rindu Senin Pagi
  • RAHASIA LAMPU KOTA (✔)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Segitiga Bermuda
  • Amērta.
  • Welcome Home, Saga!
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • BEDA
  • Semu [Completed]

"Tentang cinta yang datang, pada titik pertemuan yang tak pernah direncanakan." ⋆ ˚。⋆୨୧˚---˚୨୧⋆。˚ ⋆ Rama dan Aida, dua orang insan yang tak sengaja bertemu, ketika takdir sedang mempermainkan keduanya dalam tabu. Tabu yang tak pernah mereka sadari. Tentang rumah yang rusak, cinta pertama yang retak, dan dunia yang seolah tak pernah berpihak. Hingga di sebuah titik pertemuan itu, mereka terjerat dalam sebuah perasaan yang tak pernah mereka sadari, tak terlihat, bahkan tak sempat terucap. Perasaan asing yang membingungkan, melelahkan, namun juga ikut menguatkan. Seolah obat, yang mampu mengeringkan luka lama akibat kekecewaan, kerinduan, serta ketidakberdayaan. Ya, sebuah cinta telah hadir disetiap inci hati mereka. Memberikan getar dan degup yang belum pernah dirasa. Namun disaat yang bersamaan, takdir kembali membuka permainannya. Mengusik masa lalu hingga perlahan menorehkan luka baru, dikedua hati yang baru saja merasakan cinta. Apa yang akan mereka lakukan? Apakah mereka tetap akan mempertahankan perasaan yang perlahan membesar itu? Atau malah terperangkap dalam permainan takdir yang didasari oleh masa lalu yang kelam? Mari kita lihat bersama! ⋆ ˚。⋆୨୧˚---˚୨୧⋆。˚ ⋆ "Aku, menemukan mata Bunda dikedua matanya. Namun sepertinya, takdir tak mengizinkannku untuk terus menatap netra itu sepanjang nyawa." -Rama Kanziano Azrandra "Dan pada akhirnya, hidup hanya tentang datang dan pergi, mengenal lalu melupakan, serta bahagia kemudian terluka. Bukankah seperti itu cara kerja dunia?" -Andana Raidani Putri Update: Hari tidak tentu tapi 1 minggu update 2 kali

More details
WpActionLinkContent Guidelines