Deep Silence [END]

Deep Silence [END]

  • WpView
    Reads 3,640
  • WpVote
    Votes 369
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 5, 2023
"𝘬𝘦𝘴𝘶𝘯𝘺𝘪𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮" **** "bang sumpah tau ga sih, Rara cape banget tau" "sabar Ra sabar, nanti juga capeknya hilang" ~ "semenjak abang pergi dari rumah beberapa tahun yang lalu, mamah sama papah juga ikut pergi. bahkan sampai sekarang ga pulang pulang" "mungkin sibuk sama kaya abang, nanti juga abang pulang lagi setelah lulus kuliah" ~ "aduh maaf den non Rara.... 𝘋𝘦𝘨. **** cerita ini mengisahkan tentang seorang gadis yang tinggal di rumah besar tetapi tidak berpenghuni. panggil saja Rara. gadis kecil yang sudah beranjak menjadi gadis remaja ini harus tinggal seorang diri di rumah besarnya. keluarga? teman? Rara tidak memiliki teman, tetapi Rara memiliki keluarga. keluarga yang sibuk dengan dunianya masing-masing tanpa memikirkan dirinya. jika boleh jujur, Rara ingin mengulangi masa masa dimana Rara masih bisa merasakan apa itu kasih sayang keluarga. tetapi semuanya berubah, semenjak abangnya pergi menetap di kediaman neneknya. di saat abangnya ingin mengulangi masa masa saat itu, kini hanya tinggal tiga orang saja yang berada di rumah besar itu. _____________ Dilarang untuk plagiat cerita saya‼️ #alone🥇(11.10.22)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sejenak Luka
  • Let Me Love You Longer
  • RadenRatih
  • GRIZLEN {On Going}
  • Jejak Sunyi Diantara Hari
  • Missing And Found You
  • Alisa's Story
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Last Wish For Dad
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Naraka tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Naraka tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Naraka menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Naraka di hidup mereka. Karena Naraka cacat. Penuh cela. Naraka dibenci. Naraka disiksa. Naraka ditinggal. Naraka tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Naraka bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines