Vielsha

Vielsha

  • WpView
    LECTURES 30
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., juil. 22, 2022
Vielsha marsya fauzia, perempuan ceria yang banyak kekurangan namun dia berusaha menyembunyikan kekurangannya. Hari pertama masuk sekolah vielsha tidak mood sekolah, karena sekolah yang vielsha masuki bukan sekolah yang vielsha inginkan dan vielsha terpaksa pindah sekolah disana karena keterpaksaan orangtua. setelah tiba di sekolah. Vielsha terlambat. "Aduh udah jam 07.30 sial". (batin vielsha) ada 5 siswa dan 3 siswi yang terlambat. Vielsha dan siswa siswi lainnya dihukum. mereka dihukum bersihin halaman sekolah. Saat dihukum vielsha tidak sengaja berpapasan dengan cowok yang sedang buru-buru ke toilet. vielsha merasa tidak asing dengan wajah si cowok itu lalu ia memikir keras dan mengingat-ngingat. Ya! Dia ingat dan (syok) bahwa si cowok itu yang selalu muncul di dalam mimpi nya. Ia tidak percaya dengan kenyataan bahwa ia akan satu sekolah dengan cowok yang selalu muncul di dalam mimpinya. "Njirrr, beneran gasi dia yg selalu muncul didalam mimpi aku?!! kalo iya bener mungkin dia jodoh aku!! Eh tapi aku belum mastiin. Aku tungguin aja dia keluar toilet. bener apa nggaknya aku gatau!" Gumam nya Di saat itu juga cowok itu keluar dari toilet tak lama kemudian cowok itu berpapasan lagi dengan vielsha. Vielsha pun terdiam dan... Ya, itu dia...
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Air Mata Elara
  • STUCK
  • VIA-AMARA
  • ALXERO
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Antagonis 2 (END)

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu