We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
GIGIT JARI
  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 3, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Dengan penuh rasa kesal bercampur sedih Aku menjadi saksi cerita cinta busuk Alea dan Rayanza, bagai kehilangan uang ratusan juta di koper. Iya betul, itu yang Aku rasakan. Aku baru saja membiarkan mereka membunuh seseorang yang tidak bersalah. Mau tidak mau aku harus menjahit bibirku sendiri, bungkam, dan menutup mulut serapat mungkin. Agar tidak ada yang tau. Selain Aku, Alea dan Rayanza. "Aku Vino pradiwata gigit jari melihat semua sudah terjadi, dan Aku merasa bersalah menjadi bagian dari ini" Ujar Vino dengan lesu sambil menatap langit diujung malam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arunika
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Married With CEO : Happiness
  • Sexy Deandra vs Bad Rayan
  • Mahligai Sunyi
  • Complement Of My Life (END)
  • My Boss my husband
  • Aksara Lingga
  • Red [Cerita Pendek]
  • Hug me! (my lady)
Arunika

[COMPLETED] "Kita nggak tau kedepannya bagaimana hubungan ini. Meskipun sekarang aku belum cinta, tapi aku nggak mau ada orang ketiga." begitu ucap Narendra yang begitu nyata sampaikan perasaannya di hari pertama setelah kami resmi menjadi suami-istri berkat perjodohan yang dicanangkan oleh kedua pihak keluarga kami. Aku hanya mengangguk bak anjing yang patuh pada tuannya. Kubiarkan Narendra menjadi nahkoda di perjalanan yang tiada tepi ini. "Aku udah post foto nikahan kita di sosial mediaku, tapi maaf ya, aku unggahnya yang kita nggak hadap kamera. Biar temen-temenku yang nggak diundang ke nikahan kita tau aja kalau sekarang aku udah beristri. Tapi istriku siapa yaa mereka nggak perlu tau." aku hanya manggut-manggut, walaupun dalam hati merasa bahwa kehadiranku tak begitu diinginkan Narendra saat itu di bulan pertama kami resmi menjadi suami-istri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines