F R E Z E [GxG] ✓

F R E Z E [GxG] ✓

  • WpView
    Reads 202
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 20, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
[Handle ur finger & ur think] Frea Valerie hanya ingin bangkit dan memiliki hidup tenang untuk menjalani akhir semester pada masa kuliahnya. Hoppeless sepanjang hari lantas ia meminta bantuan kepada sahabat untuk dicarikan hunian sewa baru yang murah secara online. Ia sadar bahwa ini sebuah ke-nekatan yang nyata. Tapi satu hal yang ada tidak ia tahu, bahwa pertemuannya dengan Zee serta melihat tingkah, dan mendengar cara bicara teman satu hunian nya yang baru, membuat Frea merasa tiba-tiba sering membeku. Apa yang ada pada diri Zee, semuanya, mengingatkan dia kepada seseorang. Semuanya. Termasuk senyumannya. "Jika perasaan cintaku ini bisa terjadi dan dikatakan hanya sebuah dongeng yang indah, maka aku ingin terus membeku bersamanya." - Frea Velarie.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Soal Rasa 2
  • That Playgirl is Mine
  • Love is wanting to be Loved
  • I Don't Wanna Fall in Love Again
  • Kupeluk Saja
  • Zenna Story
  • ℝ𝔼𝕍��𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • My Icy Girl (COMPLETED)
  • Cuaca
  • Perihal Hati

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**

More details
WpActionLinkContent Guidelines