Candala dalam Asa

Candala dalam Asa

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 22, 2022
Kadang dia berharap esok pagi dia tidak terbangun dalam tidurnya. Terus terlelap hingga rasa lelahnya terbayarkan. Namun, baskara tetap mengibarkan cahayanya pada buana setiap pagi itu datang. Meski ayam berkokok tak ada lagi terdengar dalam radius di sekitar perumahan tempatnya tinggal, maupun perumahan-perumahan lain hingga ke kota besar yang dipenuhi gedung-gedung pencakar langit itu. Masih ada alarm yang berbunyi samar dekat telinganya, membangunkannya setiap pagi. Setelah itu arunika menyambutnya yang baru melangkahkan kaki keluar rumah. Kadang pula ia berharap bisa pergi jauh. Sejauh mungkin. Hingga tak ada yang bisa menyusulnya. Pergi ke belahan bentala lain. Bertemu bumantara yang menaungi tempat lain. Bukan terperangkap terus-menerus dalam ketakutan yang kian menghimpit hati. Apalah daya, itu hanya sekedar angan, bagaikan asa yang tak lebih, tak bukan hanyalah keputusasaan dari dalam hatinya yang kian hari, kian retak. Dia harus bisa mendekap renjana seerat mungkin, agar saat kembali terambau dirinya bisa bangkit sebaik mungkin.
All Rights Reserved
#2
saa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DOPAMINE [HIATUS]
  • Javas Drexzer [END]
  • LENGKARA
  • Deberìa Redirme? (End)
  • Perjalanan Kehidupan Kedua (end)
  • Dandelion ✓
  • Eliinaa
  • Life Script
  • Maaf' (Revisi)
  • Between us

Untuk lepas dari kelompok kejam yang mengikatnya, Tserain harus terlibat lebih dalam perbuatan tidak manusiawi organisasi, bekerjasama dengan seorang jurnalis yang menuntunnya, serta belajar kehidupan yang tak seharusnya dia alami. Tserain mencoba membakar perasaan yang tak seharusnya dia pendam. Kali ini dia akan membalaskan apa yang mereka rebut. Dia berjanji demi ibu dan dirinya sendiri. Hanya demi itu. Bayang-bayang kasih sayang, mereka menyembunyikan rahasia paling dalam. Habis guna, langsung dibuang. Memangnya itu yang mereka lakukan? Egoisme bukanlah hal benar. Namun jika itu satu-satunya cara, maka mereka bisa lakukan apapun untuk mempertahankan. •-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-• → NOT boyslove & no romance for main character. this isn't a freaking bl story, so pls jangan dimasukin daftar cerita bl kalian. i beg you all [Update: ga menentu] '⁠◔⁠‿⁠ゝ⁠◔⁠'⁠)⁠━☞ one chapter contains ≥ 800 words ✓ 💭 ⟨⟨ selamat membaca; happy reading, love. ⟩⟩ © 2025 lilifloe

More details
WpActionLinkContent Guidelines