Eternal Love

Eternal Love

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 25, 2025
Hancur sudah masa MPLS Dei. Bertemu dengan kakak kelas yang jail, jutek, julid lagi udah kaya ibu-ibu. "Kak!" "Ih... Diem bisa gak sih?" "Amit-amit deh punya pacar kaya kak Dimas" "Siapa juga yang mau sama lu wleee..." "cewek bau kemenyan" "Anj*ng!!!" --- Bunga Edelweiss, salah satu bunga langka yang biasanya tumbuh di pegunungan. Kata orang, bunga ini melambangkan 'keabadian'. Itulah kenapa cerita ini hadir. Bukan menceritakan tentang julukan 'bunga abadi' karena bunga edelweiss memiliki kelopak yang tidak mudah jatuh, melainkan menceritakan julukan 'eternal love' pada hubungan kedua manusia yang akan aku kenalkan pada kalian... Dimas Satya Ardiantyo & Edelweiss Magnolia
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • See You After Midnight [END]
  • Edelweiss [HYUCKREN]✔️
  • ADELIA
  • Edelweiss | Jonatan Christie √
  • BAD COUPLE [VELJESHA] (DI BERHENTIKAN)
  • SKRIPSUIT  ✔
  • Masamasa Sekolah (hiatus)
  • GENIUS 59
  • MEMORIA (COMPLETE)

[Reading List @RomansaIndonesia Oktober 2023 - Cerita Bangku Kampus] Hanya butuh waktu singkat bagi Linka Drisana untuk jatuh cinta pada Aldio Zefran Waranggana, seorang kakak tingkat dengan sejuta pesona. Bukan soal fisik belaka, melainkan diikuti pula oleh banyak hal-hal sederhana yang tak bisa Linka hiraukan begitu saja. Namun, sadar bahwa mereka "berbeda", yang dapat Linka perbuat hanyalah bersikap layaknya seorang pengagum rahasia. Setidaknya sampai Linka menginjak semester empat, di mana ia menyadari bagaimana semesta dan rencana tak terduganya mulai bermain peran. Diawali bertambahnya status Zefran sebagai sesama penghuni dalam naungan satu atap bangunan, hingga hari demi hari kisah di antara mereka terajut kian rapi selayaknya bayangan dalam angan. Semua terasa seperti mimpi hingga membuat Linka tak dapat mudah percaya, sampai keyakinan berhasil ia peroleh karena Zefran yang terus berupaya. Kendati demikian, pada akhirnya Linka tetap dihadapkan oleh fakta bahwa segala hal dalam hidup tidak melulu berjalan sesuai keinginan, serta bahagia yang sempat Linka rasakan boleh jadi memang hanya bersifat sementara. Dan, terkait dengan hal tersebut maka jalan terakhir yang dapat ditempuh hanya antara dua opsi: merelakan atau memperjuangkan? --- © January 2023 by Dinda Arula

More details
WpActionLinkContent Guidelines