Magicae Amorem

Magicae Amorem

  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 30, 2022
Musik, Buku, Lukisan, dan Dia. Aku menyukainya sejak dua tahun yang lalu, dan mungkin dia tidak menyadari itu. Sampai pada akhirnya sosok lain datang menemani malamku yang sunyi, dia yang kuciptakan. Sosok dengan senyuman indah ini yang selalu berkata "Tidak apa-apa menangis, Florie. Aku yang akan menghapus air matamu," membuat rasa sedih dan kesepianku memudar perlahan. Hampir setiap waktu aku habiskan bersamanya, tetapi saat laki-laki yang kucintai sejak dua tahun lalu berkata "Dia tidak ada, Florie. Aku yang akan menemanimu," duniaku rasanya runtuh, aku sudah menyadarinya, tetapi aku tidak menerima hal itu. Dan hanya ada satu surat yang tertinggal darinya dan kini aku berada di pelukan hangat laki-laki yang akhirnya mencintaiku.
All Rights Reserved
#241
seni
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DiaNda (END)
  • ANTARA MERAH DAN BIRU [END]
  • My Secret Crush
  • My Doctors (END)
  • MY MJ (End)
  • Noisy, Fiony. [END]
  • It's True Love With Ketos
  • DUNIA FLORA
  • CEPIO Can I By Yours? [END]
  • sebuah seni untuk mencinta [SELESAI]

Kisah cinta mereka tida biasa. Harus saling berjuang untuk mempertahankan. Disaat cinta mulai tumbuh di antara salah satunya, kenapa selalu saja ada satu insan yang tidak menyimpan rasa lebih dari seorang teman ataupun musuh? Seperti seorang perempuan bernama Diandra Seirian Adeline, dia tidak mudah mencintai, tidak pernah mencintai, dan sulit untuk mencintai. Hatinya sangat dingin, sampai tidak ada seorangpun yang dapat memecahkan kesepian di dalam hatinya, belum ada yang mampu menembus melewati kutub utara yang dia buat sendiri. Sedangkan seorang Daren Seiisylt Aaron, dia tidak pernah berhenti mencoba, berawal dari rasa penasaran, hingga tumbuhlah cinta tanpa diminta. Perlahan cinta itu mulai merasuk ke dalam dirinya, secara perlahan, tapi semakin menusuk saat tau yang dia cintai tidak mencintainya kembali. Cinta merasukiku, lalu kenapa dia sendiri yang hilang tanpa permisi Apakah setiap pertemuan selalu ada perpisahan? Jika iya, maka ajarkan aku untuk melupakan Agar saat aku mencintai, aku tidak akan takut kehilangan Dan aku akan mengajarimu tentang perjuangan Agar bintang tidak berusaha untuk tetap berkilau sendiri Setidaknya jadilah bulan yang menemani saat gelap menerjang terang. **** ~RezaNa

More details
WpActionLinkContent Guidelines