CHEMPAKA: dan Hujan Panas

CHEMPAKA: dan Hujan Panas

  • WpView
    Reads 751
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 11, 2026
Aisha Arabella, adalah seorang gadis remaja yang terpaksa putus sekolah, ia terpaksa mencari nafkah untuk menyekolahkan adiknya. Sementara kakak laki-lakinya yang gila itu selalu menghabiskan uang yang dihasilkan oleh Aisha untuk judi dan semacamnya. Namun Aisha hanya bisa bersabar menghadapi semua itu sendirian. Suatu hari, pertemuan dalam satu pandangan membuat Aisha Arabella terjatuh ke dalam pesona pria yang menyodorkan payung untuknya, mata teduh milik pria itu benar-benar menghipnotis dirinya. Entah panas atau dingin, waktu itu. Aisha hanya bisa merasakan debaran hebat di hati kecilnya. "Kamu.. tidak apa apa, kan?" Pria itu tersenyum ke arahnya lalu menyodorkan sebuah payung. Waktu seakan-akan berhenti hanya untuk mereka berdua, Aisha menatap nanar uluran yang diberikan pria itu untuknya. Takdir selalu saja mempertemukan mereka berdua di situasi yang tak terduga. Seiring berjalannya waktu mereka semakin nyaman antara satu sama lain, berbagi senang dan duka bersama. Di sisi itu, Aisha benar-benar merasa bahwa ia tidak sendirian di dunia yang kejam ini. Namun, kenyataan pahit dari masa lalunya, membuat Aisha bimbang. Ia harus menjauh dari pria baik itu, karena perbuatan dirinya di masa lalu. Hatinya dibuat hancur akan takdir kejam yang terus menyiksa dirinya setiap detik demi detik. >>Aku menyebutnya. Chempaka bermata teduh, dengan hujan panas waktu itu. (Aisha Arabella)
All Rights Reserved
#11
masalalukelam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kado Untuk Cassandra
  • ALORA [END] ✔
  • ALGARICK [SUDAH TERBIT]
  • DEAR US (SELESAI)
  • ALBAR
  • Andira [End]
  • RAFAEL [END]
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • SAMUDERA

"Anak haram dan anak broken home kan nggak ada bedanya. Sama-sama nggak terdidik." Arsyila menertawakan Cassandra yang tidak pernah bertemu dengan ayahnya sedari bayi. Sementara nasib Saddam adalah anak brokenhome jadi sasaran empuk gadis itu untuk membully mereka berdua di sekolah. Tapi tidak dibiarkan begitu saja, akhirnya Saddam melakukan perlawanan yang sangat luar biasa sekali. SIapa pun yang mengganggu Cassandra di sekolah akan dia lawan. Sekalipun nasibnya juga tidak begitu baik.

More details
WpActionLinkContent Guidelines