Rumpang/Rampung

Rumpang/Rampung

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 24, 2022
"Kalau kita ada di dalam sebuah novel, kamu akan memilih untuk menjadi apa?" "Aku kapal pesiar ... dan kamu dermaga." "Alasannya?" "Aku hanya singgah dan berlabuh sembari bercerita tentang kapal-kapal lain." Lama ia terdiam, kemudian melirikku, "sedangkan kamu kerap kali dihampiri kapal dari berbagai arah." Aku diam, kemudian ia melanjutkan, "bedanya aku hanya kapal kayu, gak ada satu hal pun yang bisa membuat aku terlihat lebih dari kapal lain." Aku tertawa, begitupun dia. "Kapal kayu juga bagus kok," ucapku dan kami kembali tertawa. Begitulah percakapan terakhir kami sebelum semuanya benar-benar usai.
All Rights Reserved
#4
rumpang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terima Kasih, Rumah
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • Mahligai Sunyi
  • I Want U! (Tamat)
  • Ex or New? [REVISI]
  • Eliinaa
  • Mamaku Mantan Antagonis (Tamat)

Banyak hal yang aku perhatikan setiap hari disini. Ada yang manis dan ada juga yang pahit. Mau tau? Kita mulai dari yang manis: ada yang nembak untuk dijadikan pacar, ada yang mengakhiri pacaran dengan dilamar sebagai pengganti, ada keluarga bahagia yang sedang kumpul: ibu, ayah dan anak balitanya, ada yang rujuk suami istri, ada yang balikan, dan ada yang reunian mantan (?). Lalu yang pahitnya: ada yang diputusin kekasihnya, ada yang minta cerai, ada yang stress karena tuntutan pekerjaan, ada perselingkuhan, dan ada yang buat skripsi (?). Meskipun begitu tidak ada yang pernah bosan untuk datang kesini, karena pelayanan dengan keramahtamahannya dan nikmat dari rasa yang tak terkalahkan adalah hal yang utama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines