Rumpang/Rampung

Rumpang/Rampung

  • WpView
    Leituras 23
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jul 24, 2022
"Kalau kita ada di dalam sebuah novel, kamu akan memilih untuk menjadi apa?" "Aku kapal pesiar ... dan kamu dermaga." "Alasannya?" "Aku hanya singgah dan berlabuh sembari bercerita tentang kapal-kapal lain." Lama ia terdiam, kemudian melirikku, "sedangkan kamu kerap kali dihampiri kapal dari berbagai arah." Aku diam, kemudian ia melanjutkan, "bedanya aku hanya kapal kayu, gak ada satu hal pun yang bisa membuat aku terlihat lebih dari kapal lain." Aku tertawa, begitupun dia. "Kapal kayu juga bagus kok," ucapku dan kami kembali tertawa. Begitulah percakapan terakhir kami sebelum semuanya benar-benar usai.
Todos os Direitos Reservados
#12
rampung
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Mahligai Sunyi
  • I Want U! (Tamat)
  • Eliinaa
  • Mamaku Mantan Antagonis (Tamat)
  • Canvas of Love (Tamat)
  • My favorite person
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • Sudut pandang (felisha)
  • ALZEA (TERBIT)
  • Terima Kasih, Rumah

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo