Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
AZER { ON GOING }

AZER { ON GOING }

  • WpView
    Membaca 61
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mei 7, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Hanya kisah seorang remaja dengan sahabatnya di masa putih-abu. masa dimana rasa ingin tahu terhadap satu hal yang mengebu, pergolakan perasaaan suka,cinta, dan ingin memiliki terhadap seseorang. Mencoba segala hal bahkan keluar dari zona nyaman hanya untuk menuntaskan apa yang mereka rasakan meski memiliki resiko yang besar, namun adanya solodaritas persahabatan satu sama lain yang kuat mereka dapat bertahan. Dan Inilah kisah Azer yang diramaikan bersama ke -Empat sahabatnya, yang dibumbui oleh kisah cinta, konflik pershabatan, indahnya masa putih abu dengan rasa ingin tahunya yang tinggi dengan bumbu kisah lainnya, tapi bukan dengan bumbu dapur, ya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#28
soleh
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • INTO IT
  • RANZARES
  • ANTARES
  • SHE IS STARLA (END)
  • ARETHA LEANDER
  • ASKARA [END]
  • DRYSTAN (End)
  • Firstlove Seorang Playboy ( END )
  • ARGARIA (SELESAI)
  • kisah Satria & Aira [End]
INTO IT

Bagi Azelle Claire Hawthorne, setiap orang memiliki cerita. Dan sebagai seorang jurnalis, tugasnya adalah mendengarkan lalu menuliskannya. Sementara bagi seorang hakim muda, setiap cerita harus didengar, dipertimbangkan, lalu diputuskan berdasarkan hukum. Mereka terbiasa memahami kehidupan orang lain. Ironisnya... Mereka justru gagal memahami perasaan mereka sendiri. Di antara kesibukan, rutinitas, dan pertemuan-pertemuan yang awalnya terasa biasa, keduanya perlahan menjadi bagian dari hidup satu sama lain. Tak pernah ada pengakuan. Tak pernah ada kepastian. Karena mereka sama-sama percaya bahwa masih ada waktu. Sampai suatu hari, diam menjadi jawaban yang sama-sama mereka salah artikan. Dan saat mereka akhirnya menyadari apa yang sebenarnya mereka rasakan... Mungkin semuanya sudah terlambat.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan