PULPEN PENYAMPAI PESAN.

PULPEN PENYAMPAI PESAN.

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 24, 2022
Dunia perkuliahan mungkin banyak di inginkan oleh kalangan anak SMA yang telah lulus. Mendambakan kisah cinta yang romantis seperti di cerita fiksi atau bahkan menjadi kesempatan emas untuk mengasah lebih dalam bakatnya. Tapi menurut Hanif, Dunia perkuliahan jauh dari ekspektasi tersebut. Realita tidak akan membiarkan mu berjalan lurus dengan mulus. Overthinking dan tekanan batin sedikit demi sedikit akan menggerogoti otak dan badan dari mereka yang menginjak dewasa.
All Rights Reserved
#20
short
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY FAKBOY [END]
  • The Rainy Nights (END)
  • Dosen Bucin (Sudah Terbit)
  • SEBUAH USAHA MENCINTAI
  • Street To Let (COMPLETED ✅)
  • Keep Your Smile
  • Beauty and the Beast (END)
  • Sweet Escape
  • Tiga Belas Misi ✔️

"Jadi, kakak lebih milih pulang bareng Freya dibanding Kia?" ujar Kia pada Arzel. Kalimat apa yang dia ucapkan pada Arzel ini? Tentu saja Arzel lebih milih Freya dibanding dirinya. Bahkan Arzel juga sudah bilang bahwa dirinya mau pulang bersama sama Freya. Tapi, mengapa dia masih bertanya? Dasar Kia bodoh! "Jelaslah!" tekan Arzel tegas. "Tapi, kenapa?" lirih Kia. "Karena, Freya pacar gue," Lagi-lagi Freya dibuat senang oleh Arzel saat Arzel menyebutnya dengan kata 'pacar'. "Tapi,kan, Kia juga pacar Kakak. Tapi, kok Kakak lebih milih pulang bareng Freya?" ujar Kia lagi semakin lirih. "Karena, Freya jauh lebih cantik dari lo! Kalo gue pulang bareng lo yang ada lo bikin gue malu, karena bawa cewek cupu macam lo! Dan yang paling utama karena gue mencintai Freya dibanding lo!" Suara Arzel yang besar itu, membuat murid-murid yang melewati mereka mendengarkan ucapannya. Deg! Perkataan Arzel sungguh sangat menampar Kia pada kenyataan. ~~ Kia mencintai Arzel dengan setulus hatinya. Namun, Arzel mencintai Kia hanya main-main saja. Hingga suatu kesalahan besar yang dibuat oleh Arzel membuat Kia menjauhinya. Bahkan sampai Arzel bertekuk lutut di kakinya, Kia masih tetap berusaha menjauhi Arzel. Lalu, bagaimana dengan seterusnya? Apakah Kia tetap berusaha menjauhi Arzel saat Arzel yang berusaha membuat Kia kembali padanya? "Jika kematian gue bisa buat lo maafin gue. Gue rela mati detik ini juga."-Arzel- (NB: Cerita ini akan membuat kalian emosi sama pemeran utamanya). #1 in Badboy 21072022 #1 in Cupu 17072022 #1 in Brengsek 20012022 #1 in Fakboi 1701 2022 #1 in ceritaremaja 05012022 #1 in Fakboy #1 in School 26092021 #2 in Kakak kelas 17072022 #2 in Ceritaremaja 26062021 #3in Remaja 10082022 #3 in kakak kelas #4 in Teenfiction 05082022 #4 in Acak 20072022 #4 in goodgirl 15012022 #4 in Playboy 20082021 #4 in Indonesiamembaca 20082021 #9 in Story 05082021 #9 in Teenlit 05082022

More details
WpActionLinkContent Guidelines