With Amiin

With Amiin

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 6, 2022
Namaku Hasna. Teman-teman di sekolah menyebutku baik dan sopan. Mereka selalu berkata hal-hal baik di depanku maupun di belakangku. Setiap aku berjalan aku selalu menyapa orang lain dan tersenyum ramah. Hampir semua orang yang kukenal menganggapku baik. Reputasiku di sekolah juga tak buruk. Tapi.... Bagaimana kalau masalahnya ada pada diriku? Aku yang disebut baik ini selalu membenci semua orang di belakang kala aku sendiri. Bisa dikatakan aku munafik karena memakai topeng berbeda di kehidupanku. Aku menganggap semua orang juga memakai topeng dan aku menolak mempercayai siapapun. Aku selalu merasa asing. Suatu hari ada seseorang yang tak sengaja ucapannya kudengar. Dia adalah orang yang murid cowok biasa yang paling dianggap alim. Dia berkata,"Gue heran sama cewek yang gak berhijab karena alasan panas, padahal panas api neraka gak seberapa sama panas dunia." Ucapannya ini terasa menusuk hatiku. Aku adalah perempuan islam yang tidak berhijab dan sholat hanya karena itu kewajiban. Anggapan bahwa aku baik adalah salah,mana ada cewek islam disebut baik padahal ia tak melakukan kewajibannya pada tuhannya. Sejak hari itu,aku bertekad aku boleh memakai topeng di depan manusia tapi aku tak mau menjadi asing pada Tuhanku,Allah SWT. Tapi,melakukan hal baik itu tak semudah melakukan dosa. Perjalanan hijrahku yang baru saja di mulai berjalan tak semulus yang kuperkirakan. Inilah kisahku,cewek munafik yang ingin menjadi baik di depan Tuhanku,Allah.
All Rights Reserved
#9
hasna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pahala Surgaku✓
  • Story Love  Of Aisyah Guz Adnan🍁 ( Slow update)
  • gus dosen my husband
  • TEOLOGI CINTA
  • Alifa Story [END]
  • PORTRAIT ☑
  • hanya untuk bunda
  • Jannah.
  • A&K [SELESAI]
  • KANALA (TERBIT)

"Aku akan meminta sekali kepada Allah supaya jannah menyatukan kita, lagi." Khairul Khan. Lelaki yang populer karena terkenal dengan berbagai macam prestasi buruk itu mustahil tidak ada yang kenal dengan dirinya seintro sekolah.Tingkah ajaibnya yang selalu buat guru-guru pusing hingga darah tinggi pun berhasil dimunculkan oleh ulah aneh cowok tersebut. Suka sekali membuat keributan akan tetapi cowok itu sama sekali tidak suka jika seseorang mengusik ketenangannya. Terdengar aneh bukan? Abidadari Al-Arsy Auliya. Perempuan kalem nan lembut. Pindahan pesantren dan seorang hafidzah sekaligus Ning. Sikapnya sangat berbanding terbalik dengan Khairul itu. Namun apa jadinya jika kedua makhluk itu Allah satukan dengan ikatan perjodohan yang dibuat oleh kedua orang tuanya? "Abi, kenapa aku harus nikah sama orang itu? Gimana aku bisa yakin bahwa jalan surgaku ada padanya sedangkan sikapnya aja kayak gitu?" "Karena dia jodoh terbaik dari-Nya. Percaya sama Abi. Supaya yakin jika jalan surgamu ada padanya, maka taatlah kepadanya selagi tidak membuat kamu bermaksiat kepada Allah." Hingga satu fakta membuat Abida tercengang seketika. Khair, cowok yang selalu kita bicarakan karena keonarannya itu ternyata sama seperti Abida. Pasalnya cowok itu.... BAGAIMANA CERITANYA TERNYATA COWOK ITU SEORANG HAFIDZH JUGA SEORANG GUS YANG SIKAPNYA SANGAT BERBEDA DARI YANG LAIN?! "Kenapa? Habibati kaget? Sini, Sayang... Ambil mushafnya. Kita murojaah sama-sama. Bacaanmu tadi ada yang salah." Sikap cowok itu benar-benar berhasil membuat Abida tak pernah melisankan satu kata pun. Cowok itu benar-benar berbeda. Selain menyukai ubi Cilembu, Khair pun suka memuji, nyeleneh, mencibir, tersenyum sinis, dan seenaknya. Berawal antara kota Tarim dan Aleksandria yang membuat kisah mereka ada. Tak ada satu pun di antara mereka menyadari bahwa mereka pun pernah bertemu di tanah suci, Baitullah. "Pantesan dipanggil Bidadari." "Wajahmu adem." "Kamu, wangi." "Saya udah pesen, kamu tinggal bayar."

More details
WpActionLinkContent Guidelines