My Perfect Boy

My Perfect Boy

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 27, 2022
[ UPDATE SETIAP HARI SABTU MALAM ] " Gak usah bar bar bisa gak!! " Bentak Raga membuat Aletta terdiam dengan mata yang berkaca kaca. " Lo tau nggak? Gara gara sifat bar bar lo ini, seseorang yang sangat gue suka sedang koma di dalam sana!" Raga menatap Aletta dengan sorot kebencian " Gue muak dengan semua hal tentang lo!! " Ucap raga kemudian meninggal kan Aletta yang terdiam dengan hati yang remuk redam. ___________________🌻___________________ "Gue harap, Lo bisa bahagia tanpa kehadiran gue" Ucap Raksa lirih Aletta menggeleng kepala lemah dengan mata yang sudah berkaca kaca " Gak!! Lo ngomong apa sih sa? Kita udah janji bakal sama sama terus kan? " Tanya Aletta dengan bibir yang bergetar. "Maaf " Raksa pergi, meninggalkan Aletta. Gadis itu kembali mendapatkan gelar nya. Aletta Keyla, puteri dengan sejuta luka. Ini adalah kisah tentang Aletta Keyla, gadis bar bar yang mengagumi sosok dingin bernama Raga Nouval Anggara. Namun semesta mempertemukan nya dengan Raksa Ardana Pradja, pria tampan laksana pangeran. Yang berhasil memberikan epilog indah. Namun tuhan terlalu sayang kepada Aletta, hingga menuliskan kisah yang sulit di tempat bersinggah. Apakah kalian siap meluangkan hati untuk nya. Dia disini siap bercerita. Berkeluh kesah tentang luka. Yang di harapkan tidak menjadi duka. 🥀 #Siapkan Hati Dan Waktu Untuk Membaca, Aletta Keyla akan menemani malam minggumu dengan kisah ceria
All Rights Reserved
#262
aletta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • KANAGARA [END]
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • AIDAN - Spoiled and Annoying Man (ENDING)
  • ANASTORY [END]
  • Devano (Tamat)
  • ARGLADIS
  • Favorite Wound
  • About feelings   (selesai)

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines