KENCANABIRU

KENCANABIRU

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 23, 2022
Di tengah perjalanan menuju ke perpustakaan Biru tidak sengaja menabrak seseorang. Buku yang sedang di bawa orang itu berjatuhan. "Maaf, maaf aku ngga sengaja. Ngga kelihatan" ujar orang itu yang merasa tidak enak. Biru membantu membereskan kembali buku yang dibawa cewe itu. "Terima kasih, sekali lagi aku minta maaf" cewe itu terus menunduk dan terus mengucapkan maaf. "Iya, ngga papa" setelah Biru mengatakn itu, cewe itu langsung pergi begitu saja. Baru saja ingin melanjutkan langkahnya, polselnya berdering, panggilan masuk dari seseorang. Biru memcari keberadaan orang itu, dan dia ada di pojok kiri dekat lorong kelas 11. Biru langsung mengangkat telepon itu. "Dekati cewe itu, dan jadikan dia pacar. Gua akan berhenti ganggu dia!" beru ingin membalas ucapan orang itu teleponnya langsung dimatikan sepihak. Tanggal Biru langsung mengepal, dan langsung ingin menonjok orang itu. Tapi ia harus bisa menahannya. Orang itu langsung tersenyum miring lalu berlalu pergi meninggalkan tempat itu. Biru memperhatikan punggung cewe itu, sepertinya ia mengenalinnya. Apa yang akan terjadi dengan mereka? yang penasaran langsung baca aja. thank's, sudah membaca!
All Rights Reserved
#43
kencana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DISA | broken
  • Berandal school is a good Papa
  • Jejak di Pesisir
  • RUANG LUKA (END)
  • Senja di Langit Biru [Complete]
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • 𝐏𝐀𝐃𝐌𝐀 - [𝑻𝒉𝒆 𝑾𝒉𝒊𝒕𝒆 𝑳𝒐𝒕𝒖𝒔] ✓
  • Ketika Duri Mencintai Biru (TAMAT)
  • BIRU UNTUK AKSARA [New Version]

END. "Gimana kalau kita kasih pelajaran dengan cara bawa ke bar? Kita kerjain, ajak minum, bawa kehotel, trus kita gilir disana?" - "Kak Arkan, gue hamil." "Gugurin! Minum pil aborsi! Gue yakin itu bukan anak gue!" "Kalau sampai lo buka mulut tentang ini. Lo sekaligus bayi ini bakal gue bunuh!" "Gue harus nyakitin lo berapa kali biar lo nyerah dan kita pisah?!" - Kisah ini bermula dari ketua OSIS yang hanya menjalan kan tugas nya. Memberantas anak berandalan sekolah agar menjadikan sekolah lebih baik. Tapi Disa malah terperangkap ke dalam masalah besar. Arkan, dendam dan tak ingin berdamai. Dan mulai detik itu lah hidup gadis malang itu tidak memiliki titik terang. 'Aku pamit, maaf dan terimkasih.' Arkan Damarel x Disa maulidya ❌banyak mengandung kata kata kasar❌

More details
WpActionLinkContent Guidelines