sekadar kata

sekadar kata

  • WpView
    LECTURAS 11
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 28, 2022
sekadar kata yg terpendam
Todos los derechos reservados
#13
kata
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kelopak Tanpa Bunga (کلوڤق تنڤا بوڠا) [OG & SU]
  • Cinta yang Ku Dambakan Bahagia( Slow Update)
  • Kisahnya Begitu Jalannya Begini
  • Sekadar Kata Hati
  • aksara
  • Langkah Tanpa Lari: Aera Inara [C]
  • Berjuang walau penat
  • FOURTH HAREM
  • Fragment Rindu
  • ENIGMA

[PROSA PUITIS✒️] Imalis Camélia atau Camy selalu bergerak dalam diam. Sunyinya bukan kosong tetapi ia menyimpan rahsia, kenangan, dan luka yang jarang disentuh. Di sebuah kedai buku lama kecilnya, di antara kelopak yang gugur dari pokok bunga kamelia di halaman, setiap hari menjadi ritual menatap dunia melalui kesunyian. Hinggalah suatu ketika "Insan" itu muncul. Tenang, penuh perhatian, dan diamnya bukan hambar malah menyentuh sesuatu yang tersembunyi dalam diri Camy. Mereka tidak banyak bercakap cuma berbalas-balasan surat. Tetapi dalam diam, sesuatu berkembang. Sebuah kisah yang lembut, halus, dan tak terucap selama ini. ".... mana kau menghilang, lama aku tunggu..." - monolog, IMALIS CAMÉLIA "Saya tak ada niat nak menghilang tiba-tiba, tapi kalau ditakdirkan saya hilang buat selama-lamanya, awak boleh jaga diri tak?" - S.E.A Di antara kelopak tanpa bunga itu, ada kedua jiwa belajar menemukan cinta dalam cara yang paling sunyi, paling puitis... dan paling nyata.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido