Epic of Omniscience Mangaka in Apocalypse World

Epic of Omniscience Mangaka in Apocalypse World

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 9, 2022
Yuji Nishiki adalah seorang Mangaka dari sebuah Manga terkenal yang berjudul Apocalypse Evolver. Suatu hari dunia telah berubah karena Manas Order, sebuah entitas kuno di alam semesta yang ada di komiknya benar-benar ada dan membuat dunia menjadi kiamat dengan terbangkitkannya energi Mana. Dengan pengetahuannya sebagai seorang Mangaka dia akan bertahan hidup di dunia yang sudah seperti cerita Manga-nya sendiri!. ==== Terinspirasi dari : - Blood Warlock : Succubus Partner in the Apocalypse
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEADLOCK : THE TOWER [END✓]
  • Obligasi [✓]
  • End Of The World
  • THE MALE LEADS ARE TRAPPED IN MY HOUSE
  • New World ( New story )
  • 🌺Kanae Twin {End}🌺
  •  [End] A Journey (Demon Slayer x Reader)
  • Walls Of Survival

Ketika wabah zombie menyerang kota Riverfield, sebuah apartemen tinggi menjadi medan pertempuran antara hidup dan mati. Anna, mantan agen NIS yang ahli bela diri dan mahir menggunakan senapan, terjebak di gedung bersama Noa, seorang pemuda Jepang yang ahli menggunakan katana. Meski berbeda latar belakang, keduanya harus bersatu untuk bertahan dari ancaman yang semakin mendekat. Dalam perjalanan, mereka bertemu Silas, seorang mahasiswa kedokteran cerdas yang menyembunyikan trauma masa lalu, dan Luna, seorang penghuni apartemen muda dengan kecerdasan luar biasa yang mampu memecahkan situasi rumit. Empat orang ini, yang awalnya tidak saling percaya, harus mengesampingkan perbedaan mereka untuk menemukan jalan keluar dari neraka apartemen yang dipenuhi zombie. Namun, ancaman terbesar bukan hanya dari zombie yang terus berdatangan, tetapi juga dari konflik internal yang menguji kepercayaan di antara mereka. Di tengah keputusasaan, mereka menemukan bahwa bertahan hidup bukan hanya soal kekuatan, tetapi juga tentang strategi, pengorbanan, dan keberanian untuk percaya pada orang lain. Di tempat di mana setiap langkah bisa berarti hidup atau mati, mampukah mereka bekerja sama untuk melarikan diri, atau akan menjadi bagian dari kegelapan yang melahap gedung itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines